Faktor Lingkungan Yang Dapat Mempengaruhi Kinerja PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) dan Tindakan Pencegahannya

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu atau Angin) dapat terdiri dari satu atau banyak turbin angin adalah suatu sistem pembangkit listrik energi terbarukan yang pada saat ini banyak dikembangkan di Indonesia dalam rangka mendukung program pemerintah dalam menyuplai listrik.


PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu)


Mengacu pada Peraturan Presiden No. 22 tahun 2007 tentang Rencana Umum Energi Nasional termasuk Energi Baru dan Terbarukan (EBT), diperkirakan bahwa Indonesia memiliki potensi energi angin yang besar yakni 60.647 MW dan belum maksimal untuk dimanfaatkan. Kapasitas terpasang PLTB di Indonesia sekarang ini baru mencapai 7,1 MW.

Ukuran atau kapasitas PLTB pada umumnya dinyatakan dalam W, kW atau MW berdasarkan diameter rotor turbin angin yang secara langsung menerima dorongan dari angin, dan dalam pengoperasiannya dikelompokkan dalam skala kecil yang pemakaiannya adalah untuk sistem stand alone atau berdiri sendiri (misalnya pengisian baterai dan penerangan rumah), atau sering dikenal dengan istilah off-grid dan dalam skala menengah sampai besar, dalam modus sistem hibrida baik dengan PLTS maupun pembangkit sumber lainnya. Modus interkoneksi (On-grid) merupakan salah satu dari sistem hibrida antara PLTB dan jaringan PLN.

Berdasarkan SNI 839B:2017 Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) adalah sebuah sistem pembangkit listrik yang terdiri dari turbin yang dilengkapi dengan sistem transmisi, distribusi dan fasilitas pendukung lainnya.

Pada kesempatan ini, kami akan menjelaskan faktor-faktor alam yang dapat mempengaruhi kinerja dari PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) dan cara pencegahan atau pemelihraannya. Berikut dibawah ini penjelasan detailnya.


Faktor Alam yang Mempengaruhi PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu)

Usai pakai PLTB dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti petir, terpapar air laut, hujan es dll. Meskipun di beberapa wilayah Indonesia tidak mengalami faktor lingkungan seperti yang disebutkan sebelumnya namun dapat dijadikan informasi. Berikut ini beberapa tindakan pemeliharaan yang diperlukan yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan :

Faktor Lingkungan

Resiko

Kegiatan Pencegahan

Komponen

Petir

           Merusak sistem turbin dan elektronik

           Pada Grid-tieds sistem : Resiko inverter dan elektronik lainnya terbakar

      Semua pengkabelan harus terkoneksi ke sistem grounding

          Sistem elektrikal harus juga terkoneksi dengan sistem grounding melalui kabel grounding ke menara

          Pastikan tersedia penangkal petir dalam kondisi baik diantara menara dan sistem elektronik lainnya

           Pada sistem grid-tied, pastikan tersedia penangkal petir dalam kondisi baik diantara jaringan dan inverter

Elektronik

Air Laut

           Korosi pada komponen berlogam, magnet pengkabelan

  Kerusakan komponen yang terbuat dari plywood (khususnya kualitas plywood yang tidak baik)

   Lindungi bahan-bahan logam dan rotor pada PLTB dengan cat anti korosi

    Ganti mur atau baut denga bahan stainless. Jika ada yang berbahan galvanized, lindungi dengan minyak mobil atau minyak gemuk

    Lindungi rantai dengan betonisasi

  Jika komponen mengandung magnet terpapar korosi, cat dengan epoksi pelapis magnet

  Gunakan kualitas plywood yang terbaik atau ganti dengan bahan logam

Pengkabelan

Komponen yang mengandung logam

Komponen yang terbuat dari plywood

Hujan Es

          Sudu terkena erosi

      Bagian ekor dapat rusak

     Cat dari komponen logam terkelupas

        Perbaiki jika ada lubang atau bagian yang terkikis dengan cat epoksi atau pernis 

         Jika ada komponen yang terbuat dari plywood, lindungin dengan resin atau pernis

Sudu

Bagian ekor

Angin yang berpasir (Sandy environment)

Efek abrasive

            Cat sudu dengan lapisan warna yang berbeda. Jika lapisan warna terkena erosi maka masih terlindungi oleh lapisan warna yang lain

            Lindungi sudu dengan resin, epoksi

            Lindungi pengkabelan dan sambungan atau fitting dengan minyak mobil atau minyak gemuk

Sudu

Dasar menara

Komponen mengandung logam

Cuaca panas-kering

Kondisi everheating pada komponen elektrikal (suhu yang tinggi dapat menurunkan masa pakai baterai lebih dari 75%)

            Pastikan komponen elektrikal berventilasi yang baik dan tidak tertutup rapat

-          Pastikan baterai dalam suhu ruangan, letakkan diatas palet kayu

            Pasang pendingin ruangan dan insulasi yang baik pada ruang baterai

Komponen eletrikal dan elektronik

Cuaca dingin

         Es dapat menyebabkan keretakan dan ketidakseimbangan pada sudu

           Salju dan es masuk ke junction box dan menyebabkan cat resin retak

            Periksa kondisi junction box kedap air atau tidak dan pengkabelan didalamnya

            Periksa dan perbaiki jika ada lubang atau keretakan pada sudu dengan resin

Sudu

Penghubung elektronik

Badai

Getaran yang kuat dapat merusak sudu dan ekor

            Turunkan turbin jika badai sudah diprediksi

      Kami merekomendasikan turbin tetap beroperasi, karena saat berhenti kecepatan angin yang tinggi dapat lebih kuat dari Back Electro-Motive Force (BEMF) dengan resiko menyebabkan kumparan generator terbakar dan sudu terus berputar mengikuti arah angin, dimana kendala mekanik yang lebih besar pada area sudu menyebabkan kegagalan dengan tingkat resiko yang lebih tinggi

Turbin

Menara

Turbulance

            Kabel di dasar menara lebih cepat rengang

            Getaran pada turbin dan menara meningkatkan resiko kegagalan operasi

         Sudu pengarah (Furling system) menjadi cepat aus

           Letakkan turbin angin lebih tinggi dari vegetasi dan rintangan yang ada di sekitar   turbin

            Cek keseimbangan sudu secara rutin

-           Perkuat baling-baling ekor

Kabel

Turbin atau menara

Hujan

           Sudu, plywood, rotor, dan junction box terpapar air

           Korosi

           Periksa dan perbaiki jika ada lubang atau retakan pada sudu atau komponen resin

            Pastikan junction box kedap air

            Lindungi komponen berbahan plywood dengan resin atau pernis

Komponen elektrikal

Rotor

Sudu

Sumber : Maintenance Manual for Locally Built Small Wind Turbines Version 3.0, Wind Empowerment 2016

 

Demikian materi yang dapat kami sampaikan mengenai tindakan pemeliharaan yang perlu dilakukan apabila mengalami berbagai faktor alam yang dapat mempengaruhi kinerja pada PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu). Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Faktor Lingkungan Yang Dapat Mempengaruhi Kinerja PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) dan Tindakan Pencegahannya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel