Cara Menggunakan Layanan Baca Meter Mandiri PLN Via WhatsApp

DUNIAPEMBANGKITLISTRIK.COM - Dalam rangka mendukung pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), untuk sementara frekuensi pencatatan angka pada kWh meter yang dilakukan oleh petugas ke lokasi pelanggan pascabayar dibatasi. Pelanggan dapat memanfaatkan layanan Baca Meter Mandiri yang disediakan oleh PLN agar perhitungan tagihan pemakaian listrik pelanggan setiap bulan tercatat secara akurat.

Cara Menggunakan Layanan Baca Meter Mandiri PLN Via WhatsApp

Pelanggan melakukan Baca Meter Mandiri pada tanggal yang telah ditentukan PLN dan paling lambat H + 1 sejak tanggal yang telah ditentukan tersebut. Apabila pelanggan tidak melakukan Baca Meter Mandiri pada periode tanggal tersebut, maka PLN akan melakukan perhitungan tagihan pemakaian listrik pelanggan untuk bulan berjalan berdasarkan rata-rata pemakaian listrik selama 3 (tiga) bulan terakhir.

PLN akan melakukan pemeriksaan fisik kWh meter setiap 3 (tiga) bulan sekali di lokasi pelanggan untuk pencocokan data Baca Meter Mandiri dengan angka faktual kWh meter. Apabila dalam pelaksanaan pemeriksaan fisik ditemukan perbedaan antara data Baca Meter Mandiri dengan angka faktual kWh meter, maka PLN berhak melakukan penyesuaian tagihan listrik pelanggan sesuai angka faktual kWh meter.

Apa itu Baca Meter Mandiri?

Pencatatan dan pengiriman angka kWh meter milik PLN yang terpasang di Pelanggan yang dilakukan sendiri oleh Pelanggan pascabayar melalui media yag ditentukan PLN antara lain melalui Aplikasi WhatsApp 08122 123 123 sesuai dengan hari baca yang telah ditetapkan. Selanjutnya hasil Baca Meter Mandiri tersebut akan digunakan sebagai dasar perhitungan tagihan rekening listrik.

Mengapa Baca Meter Mandiri?

Pembacaan meter dibutuhkan untuk mendapatkan angka sesuai kondisi faktual dilapangan. Pembacaan mandiri dilakukan sebagai dukungan pencegahan penyebaran Covid-19.

Bagaimana kalau tidak bisa melakukan Baca Meter Mandiri?

Apabila pelanggan tidak dapat melakukan atau menyampaikan hasil baca meter mandiri, maka pemakaian listrik akan diperhitungkan melalui pemakaian rata-rata 3 (tiga) bulan sebelumnya.

Siapa saja yang boleh Baca Meter Mandiri?

Seluruh Pelanggan pascabayar disarankan untuk melakukan Baca Meter Mandiri kecuali pelanggan dengan layanan AMR (Automatic Meter Reading), yaitu layanan pembacaan stand meter otomatis jarak jauh secara online dan realtime.

Kapan pelanggan melakukan Baca Meter Mandiri?

Jadwal untuk melaksanakan Baca Meter Mandiri dapat dilakukan setiap bulannya mulai pemakaian bulan April 2020 sesuai dengan hari baca yang telah ditentukan PLN.

Apa itu hari baca?

Hari Baca adalah hari yang ditentukan oleh PLN untuk melakukan pembacaan angka stand meter pada kWh meter PLN yang terpasang di pelanggan.

Bagaimana mengetahui hari baca?

Dengan terlebih dahulu mengakses layanan melalui aplikasi WhatsApp PLN 123, pelanggan akan mendapatkan informasi melalui "pesan balasan". Informasi hari baca akan disampaikan apabila Pelanggan mengakses sebelum periode hari bacanya.


Cara menggunakan layanan Baca Meter Mandiri via WhatsApp

Pelanggan pascabayar dapat mengirimkan angka stan kWh meter (7 hari terakhir setiap bulannya) melalui layanan WhatsApp terpusat PLN dengan cara :

Cara Menggunakan Layanan Baca Meter Mandiri PLN Via WhatsApp

1. Siapkan nomor ID Pelanggan dan foto stand kWh meter.

2. Buka Aplikasi WhatsApp dan kirim pesan melalui nomor 08122 123 123.

3. Ketik 2 untuk lapor pemakaian pascabayar

4. Selanjutnya ikuti langkah-langkah yang ada dalam WhatsApp.


Pelaporan angka stan meter dapat dilakukan oleh pelanggan sesuai tanggal pencatatan meter masing-masing pelanggan yang akan diinformasikan pada awal proses pelaporan mandiri melalui WhatsApp.

Laporan dari pelanggan tersebut nantinya akan menjadi dasar perhitungan tagihan listrik pelanggan setiap bulannya.

Bagi pelanggan yang tidak melaporkan angka kWh meter, dasar perhitungan tagihan listrik akan menggunakan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir.

Jika ada pengaduan atau keluhan pelanggan terkait ketidaksesuaian pencatatan stand akhir kWh meter dan perhitungan rekening, akan diperhitungkan pada rekening bulan depan, sehingga pelanggan tetap tidak akan dirugikan. Pengaduan bisa langsung disampaikan ke contact center PLN 123.

Bukan itu juga, pelanggan bisa melakukan pembayaran listrik secara online. Diantaranya melalui ATM, Internet Banking, SMS Banking, Aplikasi Dompet Digital (E-Wallet) seperti Link Aja, Gopay, dan sebagainya ataupun melalui aplikasi E-Commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan sebagainya.

Berikut ini video tutorial yang bisa pelanggan pascabayar ikuti dalam melakukan Pembacaan Meter Mandiri via WhatsApp :

Belum ada Komentar untuk "Cara Menggunakan Layanan Baca Meter Mandiri PLN Via WhatsApp"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel