BOILER INSPECTION - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK


BOILER INSPECTION
DUNIAPEMBANGKITLISTRIK.COM – Pada kesempatan ini kami akan menjelaskan tentang inspeksi boiler. Berikut bagian – bagian yang perludi inspeksi, antara lain sebagai berikut :

1. INTERNAL FURNACE (Windbox Compartment / Burner Tilt)

Prosedur :
- Inspeksi dilaksanakan dalam team
- Masing-masing 2 anggota team sudah memahami tugas dan penekanan bagian yang harus di inspeksi
- Pelajari report 1 periode tahun terakhir
- Perhatikan dari prosedur safety, prosedur equitmnet dan ventilasi
- Pemeriksaan dimulai dari furnace top, melingkar ke bawah

Sebelum melaksanakan inspeksi, pelajari kembali operasi data sebagai berikut :
- Windbox arrangement drawings
- Main fuel and auxiliary air compartment drawings
- Oil gun (secondary fuel) arrangement drawings
- Eddy plate ignitor arrangement drawings
- Furnace and windbox expansion values and provisions
- Method of component support

Inspection Fuel and air nozzle tilts :
- Tilts di set pada 00 atau horizontal. Periksa dan catat semua burner tilt pada tiap corner (baca pada eksternal drive levels). Apabila ditemukan penyimpangan, kalibrasi atau koreksi pada kontrol signal atau pada positioners.
- Lakukan yang sama dari sisi dalam firnace, periksa posisi nozzle tip. Cocokan dengan penunjukan diluar.
- Semua nozzle di set pada +30 diatas horizontal.
- Vertikal misalignment disebbakan oleh kerusakan pada titik 2 sambungan.
- Periksa clearance antara nozzle tips dengan compartment partition plates dan antara sisi nozzle tips dengan channels min. 3/8” pada keadaan panas.
- Periksa semua nozzle tips, partition plates dan channels kemungkinan retak dan bengkok.
- Periksa semua bearings.
- Setelah semua kerusakan diperbaiki set burner tilts sehingga coal nozzles berada pada +250 dan oil fuel nozzles pada +300 (pada kedudukan drive yang sama). Kemudian set burner tilts sehingga coal fuel nozzles berada pada posisi -250 dan oil fuel nozzles pada posisi -300, sementara melakukan setting, perhatikan suara ganjil kemungkinan lengkung, dll.
- Posisi penunjukkan dan kenyataan berkisar +/- ½ - 10.
- Nozzles tips jangan sampai bersentuhan satu dnegan yang lain pada masing-masing setting + 25/300 atau – 25/300.

Setiap setting, recheck :
- Clearance nozzle tips dan compartment partition plates.
- Recheck semua sambungan dan coal nozzle supports.


2. PULVERIZERS

Pulverizer Wear :
- Keausan terbesar sebagai akibat erosion pada unit boiler terjadi di daerah : preparation & ddelivery system dan bagian backpass convection
- Pada pulverizer terjadi akibat abrasion
- Pada milling dan transport system terjadi akibat erosion
- Abrasion sebagai akibat solid particles (kertas gosok) erosion impact of energy particles
- Penggantian rolls dan rings harus bersamaan untuk mendapatkan usia pakai yang maksimal (2x)


3. MILLING SYSTEM INSPECTION OVERVIEW

Beberapa tahap terpisah sebelum pelaksanaan pemeriksaan milling system :
- Setiap shift atau regu harus melaksanakan pemeriksaan mill, perhatikan suara yang asing dan vibrasi
- Seminggu sebelum outage periksa untuk mengetahui performa terendah (mengukur hasil penggilingan coal yang terbesar ukuran butirannya)
- Sebelum mulai membongkar, periksa lifting system dan spesial tools yang diperlukan, sebelum perbaikan. Periksa dengan cermat dengan mengacu pada buku instruksi
- Selama pelaksanaan repair, periksa setiap komponen untuk menentukan apakah perlu membongkar bagian lain lebih lanjut
- Setelah perbaikan tutup dan running test untuk mengetahui kemungkinan masih ada suara yang asing dan vibrasi disusul dengan pengukuran coal fineness


4. INSPECTION DURING OPERATION

Unit yang sedang beroperasi adalah kondisi paling baik untuk mendapatkan data performa guna keperluan pemeliharaan. Ujilah hal-hal berikut selama unit tetap beroperasi :
- Mekanisme classifier vanes tidak rusak
- Periksa kebocoran coal
- Perhatikan kerja coal mill : diskusikan dengan operator dan terjadi rejects of coal atau tidak, quality dan quantity of coal product
- Dengarkan kondisi journal
- Perhatikan kebocoran atau aliran dan temperatur oil system, dl semua yang mengacu pada buku manual

5. INSPECTION DURING SHUTDOWN
- Untuk menentukan berapa volume pekerjaan
- Untuk menentukan prioritas kerja selama unit outage


6. SECONDARY AIR DAMPERS
- Periksa semua mechanical component, damper operation dan linkage condition, dengan dampers “open”. Periksa antara joint, antara damper frame dan windbox, vanes dan internal linkage
- Periksa kemungkinan kebocoran
- Periksa semua joint dan connecting, keausan pada tiap connection link berakibat penyimpangan mekanisme buka atau tutup damper

3 CLASSIFICATION OF PRIORITY

A. HIGH PRIORITY (SAFETY)
Patut diduga akan mengakibatkan bahaya terhadap personel dan material
- Coal and or oil leaks
- Accumulations in air inlet duct
- High pulverizer oulet temperature
- Red glowing hot spot or paint pelling

B. MEDIUM PRIORITY (CAPACITY)
Hal-hal yang mempengaruhi kemampuan mill
- Noisy mill motor and couplings or housing hot to the touch
- Improperly adjusted journal springs
- Pyrite reject system working improperly
- Improperly caalibrated deflector vanes
- Wear to grinding parts

C. LOW PRIORITY (COMPONENT LINE)
Apabila coal reject > 15% dari total yang dihasilkan, maka mill harus kita periksa apa yang terjadi
- Mill & motor foundation
- Wear to internal liners
- Wear to separator bod


7. GRAVIMETRIC COAL FEEDERS INSPECTION. Berfungsi untuk mengontrol coal feed.

- Signal pertama diterima dari monitoring boiler load semakin tinggi load semakin besar kebutuhan Btu. dan semakin tinggi kebutuhan coal semakin tinggi rotasi load belt
- Prinsip kerja : semakin berat coal diatas belt melebihi Btu yang diperlukan, semakin pelan rotasi belt dab sebaliknya


8. INTERNAL FURNACE INSPECTION

- Apabila erosi besar terjadi di back pass, pasang tambahan filter baffles agar distribusi fly ash merata
- Pasang slag fences untuk mencegah plugging di economizer
- Pasang tambahan sootblower untuk membersihkan economizer
- Sequence pengoperasian di daerah convection dengan arah dari top ke bottom dan dari rear ke front

Macam-macam filter baffles :
- CASTABLE REFRACTORY (UNTUK REAR WALL SCREEN TUBES)
- SOLID PLATE (UNTUK DAERAH YANG SEMPIT)
- KOMBINASI REFRACTORY DAN METAL SCREENS

0 Response to "BOILER INSPECTION - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel