Pengolahan Limbah Fly Ash Menjadi Produk Ekonomis - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK

Pengolahan Limbah Fly Ash Menjadi Produk Ekonomis
DUNIAPEMBANGKITLISTRIK.COM - Sumber energi di Indonesia khususnya batubara memiliki cadangan yang melimpah. Sumber energi batubara sebagian besar berada di Pulau Kalimantan sekitar 61% dan Pulau Sumatera sebesar 38% dan sisanya tersebar diwilayah lain. Saat ini sebanyak 30% pembangkit listrik menggunakan bahan bakar batubara.

Permasalahan utama dalam pemakaian batubara ialah gas buang (flue gas) hasil pembakaran yang menghasilkan polutan berupa SO2, NO2 dan abu terbang (fly ash). Pembakaran batubara juga menghasilkan gas CO2 yang berperan dalam proses global warming (pemanasan global).

Pemakaian batubara yang banyak tentunya akan mempengaruhi besarnya biaya pembangunan PLTU. Harga batubara ditentukan oleh nilai panasnya atau kcal/kg. Sedangkan nilai panasnya ditentukan kandungan zat SO3. Faktor inilah yang mengakibatkan biaya PLTU batubara lebih tinggi 20% dari PLTU minyak bumi.

PLTU berbahan batubara pertama kali didirikan di Indonesia adalah di Suralaya pada tahun 1984 dengan kapasitas 4x400 MW. Sekarang PLTU Suralaya memiliki 5-7 unit pembangkit dengan kapasitas total 3400 MW dengan kebutuhan batubara 10,23 juta ton/tahun. Contoh perhitungan secara kasar efisiensi PLTU Suralaya sebagai berikut :
- Kapasitas per hari 3400 MW
- Misalnya batubara yang digunakan jenis bitumonious yang memiliki hetaing value 7555,3 kkal/kg
- Kebutuhan dari pada batubara 28.027,39 ton/hari = 1.167.087,9 kg/jm
- Panas yang dihasilkan yaitu 1.167.087,9 kg/jam x 7555,3 kkal/kg = 8.823.139.153 kkal/jam = 10.293,4 MW
- Efisiensinya 3.400/10.293,6 x 100% = 22,03 %

Hal tersebut sesuai dengan fakta bahwa mayoritas steam power plant memiliki efisiensi thermal kurang dari 50% karena konversi dari energi thermal menjadi energi mekanik rendah akibatnya banyak panas yang hilang ke lingkungan.

Usaha atau langkah yang dapat dilakukan dalam membuat PLTU yang ramah dengan lingkungan dapat menerapkan teknologi bersih batubara. Batubara yang dibakar dalam boiler akan menghasilkan energi listrik dan emisi seperti partikel SO3, NO dan CO2. Emisi tersebut dapat dikurangi dengan teknologi.

Upaya dalam meningkatkan pengolahan limbah dapat dilakukan dengan cara mengubah atau memanfaatkan limbah tersebut menjadi produk baru yang terjangkau dan ekonomis. Pengelolaan yang dapat dilakukan sebagai berikut :

- Mengolah polutan menjadi gipsum

Pertama yang dilakukan adalah dengan memisahkan polutan yang dapat dilakukan dengan menggunakan penyerap batu kapur (Ca(OH)2). Dimana gas buang atau flue gas dari stack (cerobong) dimasukkan ke dalam FGD (Flue Gas Desulfurization), kemudian disemprotkan udara sehingga gas SO3 dalam flue gas terbuang teroksidasi oleh oksigen (O2) menjadi SO3.

Gas buang (flue gas) selanjutnya didinginkan dengan menggunakan air, sehingga SO3 bereaksi dengan air membentuk asam sulfat atau H2SO4. Asam sulfat tersebut akan bereaksi dengan Ca(OH)2 sehingga akan diperoleh hasil pemisahan berupa gipsum. Gas buang (flue gas) yang keluar dari FGD sudah bebas dari oksida sulfur.

- Mengolah polutan menjadi pupuk

Alat berteknologi canggih yang lain kini mulai digunakan untuk mengolah polutan penyebab hujan asam yaitu MBE (Mesin Bekas Elektron) atau electron beam machine. Proses pembersihan gas buang (flue gas) dilakukan dengan cara mendinginkan SO3 dan NOx dengan semburan air kedalam senyawa ini.

Kemudian, ditambahkan gas ammonia dan dialirkan ke tabung pereaksi (vessel). Campuran senyawa yang mengalir di tabung pereaksi (vessel) selanjutnya di irradiasi dengan menggunakan elektron. Gas-gas polutan akan berubah dari SOx menjadi SO3 dan NOx menjadi NO3 dikarenakan mendapat tambahan energi dari elektron.

Kedua senyawa tersebut akan bereaksi dengan air sehingga menghasilkan produk (intermediate product) antara asam sulfat dan asam nitrat. Setelah 0,1 sec dari proses irradiasi, produk yang bereaksi dengan ammonia sehingga menghasilkan produk akhir berupa ammonium sulfat dan ammonium nitrat. Kedua senyawa tersebut dapat dimanfaatkan untuk bahan baku pupuk sulfat dan pupuk nitrogen.

0 Response to "Pengolahan Limbah Fly Ash Menjadi Produk Ekonomis - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel