Gangguan - Gangguan Pada Generator dan Akibatnya | DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK

Gangguan Pada Generator dan Akibatnya
DUNIAPEMBANGKITLISTRIK.COM - Generator merupakan suatu alat untuk mengubah energi mekanik dari turbin menjadi energi listrik. Pada dasarnya gangguan terjadi karena disebabkan adanya kegagalan operasi peralatan dalam sistem, kesalahan manusia dan faktor alam.

Langkah yang dapat ditempuh untuk mencegah gangguan antara lain dengan menggunakan isolasi yang baik, membuat koordinasi isolasi dan menghindarkan kesalahan isolasi.

Macam - macam gangguan pada generator dan akibatnya

Macam - macam gangguan pada generator dapat dikelompokkan sebagai berikut :

1. Elekctrical fault (gangguan listrik)

Gangguan listrik merupakan gangguan yang timbul dan timbul di bagian-bagian listrik dari generator. Gangguan tersebut antara lain :

- Hubungan singkat 3 phasa (balance fault)

Terjadinya arus lebih pada bagian stator yang dimaksud adalah arus lebih yang timbul akibat terjadinya hubungan singkat 3 phasa atau 3 phase fault. Gangguan ini akan menyebabkan loncatan bunga api dengan suhu yang tinggi akan dapat melelehkan belitan dengan resiko terjadinya kebakaran, apabila isolasi tidak terbuat dari bahan yang anti api atau nonflammable.

- Hubungan singkat 2 phasa (unbalance fault)

Gangguan hubungan singkat 2 phasa lebih berbahaya dibandingkan gangguan hubungan singkat 3 phasa atau balance fault, karena disamping terjadi kerusakan pada belitan tetapi akan timbul juga vibrasi pada kumparan stator. Kerusakan lainnya yaitu pada poros atau shaft dan kopling turbin akibat adanya momen puntir yang besar.

- Stator hubung singkat 1 phasa ke tanah atau stator ground fault

Kerusakan akibat dari gangguan 2 phasa atau antara konduktor kadang-kadang masih dapat diperbaiki dengan cara menyambung taping atau mengganti sebagian konduktor, tapi kerusakan laminasi besi atau iron lamination akibat gangguan 1 phasa ke tanah yang menimbulkan bunga api dan dapat merusak isolasi dan inti besi ialah kerusakan serius yang perbaikannya dilakukan secara total.

- Rotor hubung tanah (field ground)

Rotor generator yang belitannya tidak dihubungkan dengan tanah (ungrounded system). Jika satu sisi terhubung ke tanah belum menimbulkan masalah. Jika sisi lainnya yang terhubung dengan tanah, sementara sisi lainnya tidak diselesaikan maka akan terjadi kehilangan arus di sebagian belitan yang terhubung singkat melalui tanah. Akibatnya adanya tidak keseimbangan fluksi yang menyebabkan vibrasi yang berlebihan serta kerusakan fatal pada rotor.\

- Kehilangan medan penguat (loss of excitation)

Adanya kehilangan medan penguat akan membuat putaran mesin naik dan berfungsi sebagai generator induksi. Kondisi ini akan berakibat di rotor dan pasak atau slot wedges, akibat arus induksi yang bersirkulasi pada rotor. Hilangnya medan penguat dimungkinkan oleh :
a. trip pada saklar penguat atau 41AC
b. hubungan singkat pada belitan penguat
c. kerusakan pada kontak-kontak sikat arang pada sisi penguat
d. terjadi kerusakan pada sistem AVR

- Over voltage (tegangan lebih)

Tegangan lebih yang melampaui batas maksimum yang diizinkan dapat berakibat breakdown design insulasi yang akan menimbulkan hubungan singkat antara belitan. Tegangan yang berlebihan dapat dimungkinkan oleh mesin over speed atau kerusakan pada AVR (pengatur tegangan otomatis).


2. Mechanical or thermal fault (gangguan mekanik atau panas)

Beberapa jenis gangguan mekanik atau panas antara lain :

- Generator berfungsi sebagai motoring

Motoring merupakan peristiwa berubah berfungsi generator menjadi motor karena daya balik atau reserve power. Daya balik disebabkan turunnya daya masukan dari penggerak utama atau prime power. Dampak kerusakan akibat peristiwa ini lebih kepada penggerak utama itu sendiri. Pada turbin uap, motoring bisa mengakibatkan pemanasan lebih pada sudu-sudunya, kavitasi pada sudu-sudu turbin air dan ketidakstabilan pada sudu turbin gas.

- Pemanasan lebih setempat

Akibat peristiwa ini dapat dimungkinkan oleh :
a. kerusakan pada laminasi
b. kendornya pada bagian - bagian tertentu didalam generator, misalnya pasak-pasak stator atau stator wedges.

- Kesalahan paralel

Kesalahan dalam paralel generator untuk syarat sinkron tidak terpenuhi maka akan menyebabkan kerusakan pada bagian poros (shaft) dan kopling generator serta penggerak utamanya karena terjadi momen puntir. Kerusakan lainnya akibat peristiwa ini yaitu kerusakan PMT dan kerusakan pada kumparan stator akibat adanya kenaikan tegangan sesaat.

- Gangguan pendingin stator

Gangguan pada media pendingin stator dapat menyebabkan kenaikkan suhu belitan stator. Jika suhu belitan melampaui batas ratingnya akan berakibat keruskan belitan.


3. System fault (gangguan sistem)

Generator dapat terganggu karena adanya gangguan yang datang atau terjadi pada sistem. Gangguan-gangguan sistem pada umumnya adalah :

- Frekuensi operasi yang tidak normal atau abnormal frequency operation

Perubahan pada frekuensi keluar dari batas-batas normal di sistem dapat berakibat ketidakstabilan pada turbin generator. Perubahan frekuensi dapat menyebabkan tripnya unit-unit pembangkit atau transmisi.

- Loss of synhcron atau lepas sinkron

Jika terjadi gangguan pada sistem akibat dari perubahan beban mendadak, switching, hubung singkat dan peristiwa yang menimbulkan ketidakstabilan sistem. Jika peristiwa ini lama dan melampaui batas ketidakstabilan generator, maka generator akan kehilangan kondisi paralel.

Kondisi tersebut akan menghasilkan arus puncak tinggi serta terjadinya penyimpangan frekuensi operasi yang keluar dari seharusnya sehingga akan mengakibatkan terjadinya stress pada belitan generator, gaya puntir yang berfluktuasi serta resonansi akan merusak turbin generator. Pada kondisi ini generator harus dilepaskan dari sistem.

- Unbalance armature current atau arus beban kumparan yang tidak seimbang

Pembebanan tidak seimbang pada sistem atau adanya gangguan 1 phasa dan 2 phasa pada sistem yang mengakibatkan beban generator tidak seimbang yang akan menyebabkan arus urutan negatif. Arus negatif yang berlebihan akan menginduksi arus medan yang berfrekuensi rangkap yang arahnya berlawanan dengan putaran rotor akan mengakibatkan adanya pemanasan lebih dan kerusakan pada bagian-bagian konstruksi rotor.

0 Response to "Gangguan - Gangguan Pada Generator dan Akibatnya | DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel