Pemeliharaan Trafo Distribusi - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK

Pemeliharaan Trafo Distribusi - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK
DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK, Pemeliharaan Trafo Distribusi - Trafo atau sering disebut transformator adalah alat listrik yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga atau daya listrik tegangan tinggi ke tegangan rendah ataupun sebaliknya.

Trafo atau tranformator digunakan secara luas, baik dalam kelistrikan maupun elektronika. Trafo atau transformator terdiri dari sebuah inti, yang terbuat dari besi yang berlapis dan 2 buah kumparan yaitu kumpuran primer dan sekunder.

Komponen utama transformator :
- OLTC atau On-Load tap charger
- Bushing
- Insulator atau pemyekat
- Gasket
- Sistem saringan atau filter minyak isolasi
- Peralatan sistem pengaman (proteksi) meliputi valves, relay, alat-alat ukur dan indikator-indikator


TRAFO DISTRIBUSI

Merupakan trafo atau transformator yang digunakan untuk menurunkan tegangan menengah (11,6/20 kV) ke tegangan rendah (220/380 V).

Peralatan utama trafo distribusi yaitu inti besi atau kernel, kumparan trafo, media pendingin, bushing dan tangki serta konservator (khusus tipe basah).

Tegangan trafo distribusi selalu dinaikkan sampai 5%. Hal tersebut untuk mengantisipasi drop tegangan pada saluran sebagai berikut :
- maks. 3% hilang pada saluran antara pembangkit sampai sambungan rumah
- maks. 1% hilang pada saluran sambungan rumah sampai KWh meter
- maks. 1% hilang pada KWh meter


PENYEBAB GANGGUAN TRAFO

Penyebab gangguan trafo diantaranya sebagai berikut :
1. Tegangan over akibat petir
Gangguan ini disebabkan adanya sambaran petir yang mengenai kawat phasa, sehingga menyebabkan adanya gelombang berjalan yang merambat melalui kawat phasa tersebut
2. Beban tidak seimbang dan overload
Gangguan overload terjadi akibat beban yang terpasang pada trafo melebihi kapasitas maksimal yakni arus beban melebihi arus beban penuh atau full load dari trafo
3. Loss contact pada terminal bushing
Penyebab loss contact karena adanya kelonggaran pada hubungan kawat phasa dengan terminal bushing sehingga mengakibatkan kurang stabilnya aliran listrik yang diterima oleh trafo distribusi
4. Bushing pecah atau isolator bocor
Gangguan ini disebabkkan oleh flash over (adanya tegangan lebih pada jaringan distribusi) dan bushing kotor
5. Kegagalan pada isolasi minyak trafo atau packing bocor
Gangguan ini dapat mengakibatkan penurunan kualitas minyak tarfo sehingga kekuatan daripada dielektrisnya menurun. Gangguan ini disebabkan packing bocor dan umur minyak trafo sudah lama atau tua


PEMELIHARAAN TRAFO DISTRIBUSI

Pemeliharaan trafo distribusi antara lain sebagai berikut :
- Pemeriksaan namaplate pada trafo
sebelum melakukan maintenance trafo, prosedur pelakasanaan kerja yang pertama dilakukan yaitu mendata spesifikasi trafo tersebut dengan mengamati nameplate
- Pemeriksaan secara visual
Pemeriksaan visual meliputi antara lain :
1. cek kondisi tangki dari kebocoran
2. cek kondisi baut-baut pengikat pada bushing
3. cek kondisi bushing primer ataupun sekunder
4. cek valve tekanan udara
5. cek thermometer
6. cek kondisi tap charger atau sadapan
- Pengukuran nilai tahanan pada isolasi

Dengan melakukan maintenance secara berkala dan pemantauan kondisi transformator saat beroperasi yaitu :
1. keandalan trafo semakin meningkat
2. memperpanjang umur atau masa pakai
3. menghemat biaya penggantian unit trafo

0 Response to "Pemeliharaan Trafo Distribusi - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel