Emergency Stop (Pemberhentian Mendadak) Pada Boiler - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK

Emergency Stop (Pemberhentian Mendadak) Pada Boiler - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK
DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK, Emergency Stop (Pemberhentian Mendadak) Pada Boiler - Boiler pada pembangkit listrik memilik peranan penting yaitu sebagai tempat untuk mengubah air dari fase cair ke fase uap dengan bertekanan yang tinggi.

Emergency Stop (Pemberhentian Mendadak) Pada Boiler

1. Mati Listrik

- Alihkan dengan cepat sistem pengisian air umpan dari elektrik pump ke steam pump
- Tutup penuh (full close) kerangan main steam
- Buka semua pintu dapur serta pintu abu bagian depan
- Buka dumper ID Fan 100% secara normal, dengan cara menarik tuas pembuka dumper ID Fan
- Alihkan pengisian air umpan daripada sistem automatic water regulating control ke sistem by pass

2. Jika level air terus menerus turun (jatuh)

- Periksa semua kerangan buangan kondensat dan blow down, apakah ada yang terbuka atau tidak. Terutama kerangan pada blow down dari header dan dari lower drum
- Jaga temperatur air pengisi boiler agar tidak melebihi 100 oC. Air yang sudah bercampur dengan uap, sehingga dapat menyebabkan kevakuman didalam pompa dan dapat menyebabkan kerusakan pada pompa maupun turunnya kapasitas daripada pompa
- Periksalah kondisi air didalam feed water tank dan peralatan pendukung pada feed water tank
- Periksalah kondisi pompa pengisi air boiler yang digunakan

3. Kekurangan air pada boiler

Apabila level air gelas penduga dibatas rendah, maka segera hentikan pemasukan bahan bakar atau matikan rotary feeder. Matikan seluruh blower dan tutup kerangan uap utama serta kerangan supply uap lainnya untuk memelihara jumlah air yang masih ada didalam boiler. Berikut cara pemeriksaan untuk bagian-bagian peralatan sebagai berikut :
- Indikator level air pada upper drum
- Pada regulator level air pada drum
- Water flow meter
- Pressure pada inlet dan outlet pompa air pengisi boiler
- Level air pada feed water tank
- Pemompaan air pengisi

Jika telah didapatkan penyebabnya, dasar level air harus didapat kembali. Jika dasar level air pada boiler dalam batas yang diizinkan, maka alihkan pengisian air dari automatic water regulating control ke sistem by pass. Kemudian boiler dapat dioperasikan kembali sesuai dengan petunjuk pengoperasian.

Jika air dalam gelas penduga kondisi kosong, maka tidak diketaui sampai titik terendah air dalam boiler, sementara pada boiler full operation maka tidak boleh langsung diisi secara mendadak. 

Apabila pipa dalam drum telah memperoleh panas yang berlebihan dan di isi secara mendadak maka pipa pada drum dapat dipasang dengan sistem expander terjadi penyusutan yang dapat menyebabkan kebocoran pada expander serta pipa boiler tersebut berubah bentuk dan drum akan bergeser dari posisinya.

Maka yang harus kita lakukan pada kondisi tersebut ialah :
- Tutup semua kerangan supply uap untuk menjaga jumlah air didalam boiler
- Stop suplai bahan bakar, matikan blower-blower dan double damper dust collector
- Tutup semua dumper ID Fan, FD Fan serta Secondary FD Fan
- Hentikan pembakaran didalam ruang dapur dan semua sisa pembakaran dikeluarkan
- Tutup semua pintu dapur dengan rapat agar tidak ada udara luar yang masuk kedalam ruang dapur pembakaran yang bisa menurunkan temperatur boiler secara drastis dan menyebabkan penyusutan air dalam boiler dengan cepat
- Perlakukan pada boiler dengan kondisi etrsebut selama kurang lebih 3 hari agar temperatur turun secara alami
- Apabila temperatur boiler sudah dingin, air dalam boiler dikosongkan, buka semua handhole dan manhole
- Periksa semua expanding dari water tube, apakah terjadi perubahan expanding dari water tube
- Jika tidak terdapat perubahan lakukan hydrostatic test dengan tekanan kerja kurang lebih 3 kg/cm2
- Jika terjadi kebocoran maka lakukan expanding sesuai dengan sop yang berlaku dan jika dilakukan hydrotest tidak terdapat kebocoran maka boiler dapat dioperasikan kembali

0 Response to "Emergency Stop (Pemberhentian Mendadak) Pada Boiler - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel