Analisis Kerusakan Pada Sistem Pneumatik - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK

Analisis Kerusakan Pada Sistem Pneumatik  - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK
DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK, Analisis Kerusakan Pada Sistem Pneumatik - Pada prinsipnya penyebab gangguan pada sistem pneumatik dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu sebagai berikut :
- Kerusakan komponen
- Kesalahan sirkuit, ialah kesalahan desain atau salah menginstal, tidak sesuai dengan diagram sirkuit
- Pemasangan yang kurang sempurna

Untuk mengetahui sebab-sebab terjadinya kerusakan dan cara menemukannya, perhatikanlah penjelasan dibawah ini :

1. Sistem tiba-tiba berhenti

Beberapa kemungkinan penyebabnya sebagai berikut :
- Udara kempa habis atau tekanan turun sampai di bawah tekanan kerja. Cara mengatasinya ialah dengan memeriksa udara kempa, apabila udara kempa habis kemungkinan kompresor berhenti dan tidak bekerja lagi (rusak). Untuk itu kompresor harus diperbaiki terlebih dahulu.
- Selang atau konduktor lepas atau putus. Cara mengatasinya ialah dengan memeriksa atau memberi pada bagian mana selang yang lepas atau putus. Setelah ditemukan perbaiki atau ganti dengan selang yang baik
- Salah satu komponen tidak berfungsi atau abnormal, misalnya tersumbat atau rusak. Cara mengatasinya ialah dengan mencari komponen yang terganggu tadi atau fault tracking, setelah ditemukan perbaiki dan ganti komponen tersebut. Cara melacaknya ialah dengan cara mendeteksi aliran udara kempa, yaitu dengan melepas setiap sambungan atau konektor untuk diperiksa apakah ada aliran udara sampai ke bagian tersebut. Apabila disana berhenti berarti pada bagian itulah yang terganggu
- Pemasangan komponen yang tidak sempurna, misalnya kendor atau miring atau terlalu jauh atau dekat dari jangkauan komponen lain. Kasus ini perlu dilacak pula komponen yang mana yang kurang sempurna posisinya. Setelah ditemukan segeralah diperbaiki.

Apabila sirkuit tidak dapat dioperasikan sejak awal atau tidak dapat di start, kemungkinan gangguannya, yaitu :
- Salah perakitan
Salah perakitan disini yaitu tidak sesuai dengan diagram sirkuit. Maka dari itu, perlu adanya pemeriksaan kembali dan disesuaikan dengan diagram sirkuit
- Salah desain
Apabila salah desain kemungkinan sirkuit dapat bekerja akan tetapi tidak sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Untuk itu perlu diulang kembali

2. Terjadinya getaran yang berlebihan

Beberapa kemungkinan penyebab terjadinya getaran, yaitu :
- Ada komponen yang pemasangannya atau fitting kurang kuat sehingga terjadi goyang atau getaran pada komponen tersebut
- Tekanan udara kempa terlalu tinggi
- Salah perakitan sehingga terjadi over laping udara kempa sehingga akan menyebabkan getaran juga

3. Terjadinya suara asing atau bising

Suara asing disini diartikan sebagai suara yang timbul berbeda dengan suara-suara yang biasanya terdengar atau suara yang terlalu bising. Berikut ini penyebab terjadinya suara bising, yaitu :
- Ada bagian yang tidak terpasang dengan kuat, seperti mur, baut, valve, pemipaan, sehingga dapat menimbulkan suara asing. Cara mengatasinya ialah dengan memeriksa setiap komponen atau mur serta baut yang dicurigai, dengan memegang atau menggoyangkan satu per satu
- Ada komponen yang bocor, seperti valve, silinder pneumatik, dsb. Hal ini bisa menyebabkan udara kempa keluar secara abnormal sehingga menjadi bising. Hal ini mudah diketahui karena penyebabnya udara keluar dapat dirasakan
- Saluran keluar tidak menggunakan silinder, sehingga akan mengakibatkan bising. Hal ini juga mudah dideteksi, karen suara udara yang keluar sangat keras
- Suara  mendengung biasanya keluar dari selenoid yang terdapat masalah. Oleh karena itu, apabila ada suara yang mendengung segera periksa valve selenoid kemudian lakukan tindakan untuk mengatasinya

4. Kenaikan suhu

Kenaikan suhu pada system pneumatic adalah keadaan atau kondisi yang membahayakan, apalagi bila system pneumatic ini digunakan pada obyek yag tidak tahan panas.  Beberapa penyebab kenaikan suhu, sebagai berikut :
- Pendingin udara kempa tidak bekerja dengan baik atau abnormal, sehingga udara yang bertekanan tinggi yang diproduksi oleh kompresor akan bersuhu tinggi. Oleh karena itu, periksalah unit pendinginan udara
- Pelumasan pada kompresor tidak bekerja dengan baik sehingga terjadi gesekan antar logam yang menyebabkan kenaikan suhu. Oleh karena itu, periksalah selalu pelumasan pada kompresor
- Adanya gesekan antar bagian komponen yang tidak bergerak. Hal ini juga disebabkan kurangnya pelumasan
- Beroperasi terlalu lama
- Adanya beban berlebihan

5. Penyebab bau kebakaran

Smelling burn atau bau kebakaran ialah tanda terjadinya kebakaran. Kebakaran merupakan bahaya yang sangat besar. Oleh karena itu, harus kita hindari. Berikut beberapa penyebab terjadinya kebakaran pada sistem pneumatik yaitu :
- Adanya hubungan singkat arus listrik pada komponen elektronik pneumatic.
- Kebakaran plastik. Karena komponen pneumatik termasuk konduktor atau selang yang banyak dibuat dari bahan plastik yang mudah terbakar. Apabila terkena panas yang berlebihan apalagi api, komponen dari plastik tersebut mudah terbakar. Oleh karena itu, hindarilah penyebab timbulnya panas yang berlebihan dan jauhkanlah dari api

0 Response to "Analisis Kerusakan Pada Sistem Pneumatik - DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel