Pengertian Sistem Pengendalian (Control System)

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Pada kesempatan kali ini duniapembangkitlistrik.com akan menjelaskan mengenai sistem pengendalian (control system). Baiklah, berikut penjelasannya. Selamat membaca.


Control Room

Sistem Pengendalian (Control System)

Dalam mengendalikan suatu proses atau disebut control proses, terdapat 4 langkah (Sudaryanto, 2012) yaitu;
1. Mengukur
2. Membandingkan
3. Menghitung
4. Mengkoreksi


Loop Control

Sedangkan tujuan dari sistem pengendalian adalah :
1. Agar proses mendapat kestabilan.
2. Menjaga agar ouput atau produk sesuai dengan yang kita inginkan.
3. Meningkatkan performansi sistem (respon cepat, error dan osilasi 
minimum).
4. Menekan pengaruh gangguan atau perubahan beban.


Elemen – Elemen Control System

Dalam suatu system control terdapat 5 macam elemen utama yang membentuk system control dari suatu proses yaitu :

1. Sensing element (Sensor)

Sensinh element adalah elemen yang pertama kali merasakan adanva variable proses dan kemudian merubahnya ke dalam bentuk gerakan mekanik atau 
sinyal electric yang sesuai dengan besarnya varibel yang dideteksinya.

2. Proses. Merupakan sebutan variabel proses yang dikontrol atau dikendalikan.

3. Transmitter

Berfungsi untuk merubah nilai variabel proses yang dirasakan oleh sensor menjadi bentuk signal standard yaitu, yaitu 4-20 mA atau 1-5 Vdc (untuk transmitter elektrik) atau 3-15 psi (untuk transmitter 
pneumatic) dan ditransmisikan ke instrument lainnya.

4. Elemen Pengatur (Controller)

adalah elemen pengatur memanfaatkan signal error yang dihasilkan untuk kemudian digunakan sebagai dasar untuk memberikan perintah perbaikan yang akan dilakukan oleh elemen pengontrol akhir (final control element).

5. Elemen Kontrol Akhir (Final Control Element)

Dapat berupa control valve, motor, pompa yang menerima dan melaksanakan signal instruksi yang diberikan oleh controller untuk mempertahankan nilai variabel proses pada nilai setpoint-nya.


Aksi Kontrol (Control Action)


Output Controller pada suatu pengendalian proses tergantung kepada:
1. Aksi Kontrol (Control action).
2. Mode Kontrol (Control Mode).

Control action adalah merupakan aksi dari controller yang dapat diubah - ubah dari Direct menjadi Reverse atau sebaliknya dan ditetukan sesuai dengan kebutuhannya untuk membentuk metode loop pengaturan menjadi sistem tertutup dengan Feedback negative.

1. Direct Action

Merupakan action controller yang apabila tejadi kenaikan sinyal pengukuran (PV), maka menyebabkan kenaikan sinyal output (MV). 

Sedangkan apabila terjadi kenaikan Set Point (SV), maka output akan 
turun dengan menghasilkan kesalahan (Error) sebesar PV-SV.

2. Reverse Action

Merupakan aksi controller yang apabila tejadi kenaikan sinyal pengukuran (PV), maka menyebabkan penurunan sinyal output (MV). 

Sedangkan apabila terjadi kenaikan Set Point (SV), maka output akan 
naik dengan menghasilkan kesalahan (Error) sebesar SV-PV.


Demikian penjelasan mengenai sistem pengendalian (control system). Semoga bermanfaat.

0 Response to "Pengertian Sistem Pengendalian (Control System)"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel