Mengenal Komponen Pada DCS (Distributed Control System)

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Pada kesempatan ini duniapembangkitlistrik.com akan membahas mengenai komponen DCS (Distributed Control System). Baiklah, berikut penjelasannya. Selamat membaca.

DCS

KOMPONEN DCS

1. Human Interface Station (HIS)

Operator Station digunakan untuk melakukan monitoring terpusat proses dari control room, menyajikan informasi plant terkini kepada operator melalui graphical user interface (GUI), sehingga operator dapat melakukan fungsi operasi, maintenance, troubleshooting, dan engineering.

Pengembangan variable proses, parameter control, alarm, dll. Seorang operator dapat menginstal dan menjalankan fungsi operasi dan monitoring bersama-sama dengan fungsi engineering dalam HIS yang sama atau berbeda.

Dalam aplikasinya, terdapat 2 jenis HIS, yaitu:
- HIS tipe console
- HIS tipe desktop

HIS Tipe Console dan Desktop

Pada HIS tipe console terdapat fungsi touch panel dan ada tombol yang mempersiapkan untuk mengoperasikan delapan loop atau 16 loop dalam ukuran kecil dan kontak I / O lainnya.

A. HIS tipe Console

HIS tipe console adalah jenis baru dari Human Machine Interface yang dapat memanfaatkan teknologi PC terbaru. HIS jenis ini dapat terdiri dari LCD ganda ditumpuk, fungsi panel sentuh, keyboard operasi delapan-control-key, dan tambahan control I/O.

Pada HIS tipe console terdapat 2 pilihan, yaitu enclosed display dan open display. Pemilihan 2 tipe ini tergantung dari kebutuhan di lapangan setiap industry itu sendiri. Berikut adalah wujud dari
Enclosed Display Style HIS tipe Console dan Open Display Style HIS tipe Console.

B. HIS tipe Desktop

HIS jenis ini menggunakan general purpose PC. HIS tipe Desktop mempunyai operation keyboard yang membantu operator atau user untuk memberikan input ke PC.

Operation keyboard yang anti debu dan tumpahan ini mempunyai tombol flat atau flat keys yang hanya memberikan operasi satu kali sentuh (one-touch operation).

Operation Keyboard


2. Field Control Station (FCS)

Komponen ini dapat dikatakan bagian utama dari DCS itu sendiri. FCS adalah central control atau disebut juga sebagai mastermind dari kontrol keseluruhan DCS.

FCS berfungsi sebagai pusat yang
menghubungkan input atau output dari instrumen lapangan yang dapat dipantau atau dikontrol melalui HIS. FCS memiliki beberapa komponen yang disimpan dalam cabinet atau rak besar dan dapat ditemukan di controlroom. Akan tetapi terdapat pula FCS yang disimpan di field, seperti FCS milik vendor Yokogawa dengan tipe Remote Input Output (RIO).

Berikut adalah beberapa komponen dari FCS:

- CPU

Komponen ini adalah Central Processing Unit yang melakukan perhitungan dan fungsi control. CPU memiliki kinerja tinggi dan mikroprosesor ganda. Dalam CPU juga terdapat baterai untuk pensuplai cadangan untuk memori database dalam prosesor selama listrik mati /apabila terjadi ganguan listrik/mati lampu. Maksimum waktu back-up sampai 72 jam.

- Power Supply

Power supply berfungsi memberikan power pada FCS.

- Nodes (Remote I/O Units)

Node menghubungkan sinyal I / O dari lapangan, melakukan konversi sinyal, dan berkomunikasi dengan FCU melalui bus RIO. Node terdiri dari I / O unit yang terhubung ke sinyal lapangan dan subsistem, serta node interface units yang berfungsi berkomunikasi dengan FCU.

- I/O Units

I/O unit terdiri dari I / O modul. I/O modul memproses sinyal dari lapangan baik dari atau ke FCU.

- Analog I/O Modules

Modul-modul analog ini dapat memproses sinyal I / O ke atau dari berbagai sumber. Module – module ini adalah modul dengan tingkat keandalan tinggi, dengan masing-masing modul didedikasikan untuk memproses sinyal tunggal, untuk high system availability.

- Digital I/O Modules

Selain dapat memproses status atau digital I / O biasa, modul ini mampu menghitung Input pulse, memberikan pulse-width outputs. Modul input mengkonversi input sinyal proses analog menjadi data digital sehingga FCS dapat memprosesnya. Modul output mengkonversi data digital dari FCS menjadi sinyal analog dan sinyal contact lalu menghasilkan output data.

- Communications Modules

Modul komunikasi ini dapat mensupport RS-232C, RS-422/485, Vnet, Ethernet, dan juga lainnya, serta protocol untuk berkomunikasi dengan subsystems seperti PLC, dapat di download ke modul tersebut.

- Fieldbus Communications Modules

Modul ini berfungsi sebagai interface dengan komunikasi fieldbus. Fieldbus adalah komunikasi digital, bidirectional dan multi-drop dimana langsung terhubung dari field devices ke control systems, dan juga menggantikan komunikasi konvensional 4-20 mA. Spesifikasi komunikasi fieldbus yang digunakan di industri, telah distandarkan oleh fieldbus foundation.

FCS berfungsi untuk mengontrol plant. Berdasarkan perbedaan I/O modul yang digunakan, maka FCS dibagi menjadi 2 yaitu;

Engineering PC /Engineering Work Station (EWS).

PC ini digunakan untuk melakukan modifikasi dari sistem yang sudah ada, juga untuk melakukan kegiatan maintenance dari sistem DCS.

Bentuk fisiknya sama seperti HIS, yang membedakan dengan HIS adalah software didalamnya. EWS dilengkapi dengan BUILDER sebagai window untuk modifikasi. Selama pekerjaan engineering tidak dilakukan, EWS dapat berfungsi sebagai HIS dan EWS juga dapat melakukan emulasi/ tes fungsi secara virtual.


Demikian pembahasan mengenai komponen DCS (Distributed Control System). Semoga bermanfaat bagi semua.

0 Response to "Mengenal Komponen Pada DCS (Distributed Control System)"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel