ADS 11

Simulator Penyalaan Ruang Bakar, Penaikan Temperatur dan Tekanan pada Boiler

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Pada kesempatan kali ini duniapembangkitlistrik.com akan membahas mengenai Penyalaan Ruang Bakar, Penaikan Temperatur dan Tekanan pada Boiler. Baiklah, berikut penjelasannya. Selamat membaca.

Boiler


PENYALAAN RUANG BAKAR, PENAIKAN TEMPERATUR DAN TEKANAN


PERSIAPAN PENYALAAN

Sebelum melakukan penyalaan awal, maka komponen berikut ini harus disiapkan :
1. Bahan bakar untuk penyala (minyak HSD atau gas LPG) cukup tersedia
2. Damper udara dalam posisi untuk penyalaan
3. Tekanan uap atau udara untuk penyalaan cukup
4. Elektrode busi dalam keadaan bersih
5. Flame detector (sensor) dalam keadaan baik dan telah terpasang
6. Tekanan ruang bakar normal,
7. Tekanan bahan bakar penyala cukup


PENYALAAN

Penyalaan dapat dilakukan apabila purging telah selesai. Untuk melakukan penyalaan, maka katup bahan bakar penyala dibuka sehingga bahan bakar siap hingga didepan igniter tinggal menunggu sumber api dan udara.

Begitu tombol start igniter ditekan, maka urutan penyalaannya adalah sebagai berikut :
1. Igniter gun masuk keruang bakar
2. Katup uap atau udara atomisasi terbuka
3. Busi mengeluarkan bunga api (igniter on)
4. Katup bahan bakar penyala terbuka

Jika nyala api yang ditangkap oleh flame detector memuaskan, artinya terjadi pembakaran yang baik, maka penyalaan berlangsung terus dan busi akan mati setelah memberi penyalaan. Tetapi jika nyala api yang ditangkap flame detector tidak memuaskan, maka igniter trip (katup bahan bakar penyala dan uap atau udara atomisasi tertutup, dan busi mati).

Pada saat pembakaran awal pastikan bahwa pembakaran terjadi dengan baik, tidak ada bahan bakar yang tidak terbakar masuk ke ruang bakar. Bentuk nyala api harus diperhatikan melalui kaca intip, yaitu tidak terlalu panjang tetapi juga tidak terlalu lebar sehingga menyentuh dinding ruang bakar.

Baca juga : Simulator Pengoperasian Boiler Bagian Pengoperasian Fan dan Boiler Purging


PENARIKAN TEMPERATUR

Proses pemanasan pada ketel harus dilakukan bertahap dengan kenaikan temperatur uap yang terkontrol. Temperatur metal ketel (superheater) harus dipantau dan dijaga pada batas yang diijinkan.  Temperatur metal  reheater juga harus diamati terus menerus karena belum ada aliran uap masuk turbin. Buka katup resirkulasi ekonomiser agar air dapat bersirkulasi dari drum ke pipa pipa ke ekonomiser dan kembali ke drum. Pada saat ini belum ada penguapan dan belum terjadi  sirkulasi sehingga kenaikan temperatur harus diatur dengan hati-hati agar tidak terjadi overheating pada pipa-pipa ketel.


PENAIKKAN TEKANAN

Atur laju kenaikan temperatur dan tekanan uap dengan mengatur banyaknya igniter yang beroperasi.  Periksa temperatur gas keluar ruang bakar dengan menggunakan thermoprobe, jaga agar temperatur ini tidak melebihi batas yang telah ditentukan. 

Apabila telah terjadi pemanasan yang cukup dan timbul tekanan yang cukup, pembakaran dapat dilanjutkan dengan menggunakan bahan bakar minyak residu. Laju kenaikan temperatur tetap harus dibatasi demikian pula temperatur pipa-pipa ketel juga harus terus dipantau. Pengaturan kenaikan temperatur dapat dilakukan dengan mengatur aliran bahan bakar dan udara pembakaran, serta drain dan katup blow down.

Fenomena pengoperasian ketel tersebut diatas yang terdiri dari :
1. Pengisian air ke ketel
2. Pengoperasian sistem udara dan gas
3. Purging
4. Penyalaan, penaikan temperatur dan penaikan tekanan dapat dilihat (diperagakan) atau dipraktekkan di simulator PLTU dengan prosedur seperti tercantum dalam lampiran.


Demikian pembahasan mengenai Penyalaan Ruang Bakar, Penaikan Temperatur dan Tekanan pada Boiler. Semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Simulator Penyalaan Ruang Bakar, Penaikan Temperatur dan Tekanan pada Boiler"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel