11 September 2018

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK : Pengertian, Fungsi, Bagian - Bagian, Jenis - Jenis Tespen dan Cara Menggunakan Tespen Dengan Benar

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Pada kesempatan kali ini duniapembangkitlistrik.com akan membahas mengenai alat mungil yang sering dipakai di instalasi listrik yaitu tespen. Baiklah, untuk menyingkat waktu berikut penjelasannya. Selamat membaca.


PENGERTIAN TESPEN

Tespen


Tespen ialah alat yang di gunakan untuk mengecek atau mengetahui ada tidaknya suatu tegangan listrik. Rangkaian Tespen berbentuk obeng yang mempunyai mata minus (-) berukuran kecil pada bagian ujungnya. Tespen juga memiliki jepitan seperti pulpen sebelumnya dan di dalamnya terdapat led yang mampu menyala sebagai indikator tegangan listrik.

Alat mungil yang bernama test pen ini merupakan perangkat kerja yang sangat dibutuhkan oleh para teknik listrik. meski alat mungil dan terkesan seperti pena ini fungsinya sangat bermanfaat sekali. tidak jarang kita temui setiap teknik listrik membawanya baik dibawa didalam tas atau juga disakunya, namun apakah anda tahu fungsi sebenarnya alat mungil yang bernama test pen ini.


 FUNGSI TESPEN
 
Fungsi Tespen yaitu untuk mengetahui ada tidaknya tegangan listrik pada suatu benda, mesin dan sebuah rangakain listrik ada daya listrik atau tidak, fungsi lainnya yaitu untuk membuka skrub dari komponen alat listrik.



Pada umumnya test pen digunakan untuk mengecek daya listrik yang mengalir ke instalasi walaupun bisa juga untuk mengecek arus listrik menggunakkan multi meter namun test pen ini lebih mudah dan praktis. alat ini akan menyala kalau arus yang kita test bermuatan arus positif, namun sebaliknya kalau daya yang kita test bermuatan arus negatif maka alat ini tidak akan menyala.


BAGIAN - BAGIAN TESPEN

Bagian - Bagian Tespen

Bagian-bagian Tespen antara lain sebagai berikut :

a. Ujung/mata tespen berfungsi sebagai bidang sentuh benda yang bertegangan listrik.
b. Batang karbon berfungsi untuk mengahambat sebagian arus listrik.
c.Lampu LED/bohlam berfungsi sebagai indicator.
d. Pegas untuk memberikan tekanan pada karbon dan lampu terhadap pangkal tespen.
e. Pangkal tespen terbuat dari logam sebagai ujung sentuh terhadap jari.
f. Gagang tespen terbuat dari bahan transparan yang digunakan agar lampu LED/bohlam yang ada pada test pen terlihat nyalanya.


JENIS - JENIS TESPEN

Jenis-jenis tespen sebagai berikut :

1. Tespen biasa (Berbentuk Obeng dengan menggunakan lampu LED).
2. Testpen Digital yaitu Sejenis test pen untuk mengukur tegangan listrik baik ac-dc (12v-220v) disertai lcd display sehingga kita mengetahui seberapa besar tegangan yang keluar dari sebuah alat elektronik, colokan listrik, dan sebagainya.

"Testpen yang kita maksud disini adalah testpen yang biasa (manual), bukan Testpen digital yang menggunakan batere, Karena testpen digital berbeda cara penggunaannya dengan testpen manual yang umum digunakan".


CARA MENGGUNAKAN TESPEN

1. Pastikan terlebih dahulu kondisi Testpen yang akan anda gunakan dalam keadaan baik, bersih dan kering.
2. Pastikan kondisi tubuh anda kering (tidak basah/lembab).
3. Sebelum melakukan pemeriksaan/pengujian suatu peralatan listrik, Coba gunakan testpen tersebut pada colokan (stopkontak) yang masih bagus dan bertegangan, untuk memastikan kondisi testpen tersebut masih bagus dan berfungsi dengan baik.
4. "Pada stopkontak (colokan) terdapat dua lubang, masukkan ujung testpen pada setiap lubang, hasil yang baik adalah satu lubang saat diuji testpen menyala, sedangkan satu lubang lainnya saat diuji testpen tidak menyala".
5. Pegang testpen dengan benar pada bagian yang terbungkus (Isolator), jangan menyentuh bagian ujung testpen berbahan besi/logam.
6. Lakukan pengujian/pemeriksaan dengan menyentuhkan bagian ujung testpen berbahan besi/logam pada peralatan listrik yang akan diukur
7. Bagian peralatan listrik yang diukur dengan testpen adalah bagian yang berbahan penghantar (konduktor).
8. Jika anda ingin memeriksa kabel listrik, sentuhkan ujung testpen pada inti tembaganya.
9. Jika anda ingin memeriksa stopkontak (colokan) sentuhkan ujung testpen pada bagian dalam lubang Stopkontak/colokan tersebut.
10. Jika anda ingin memeriksa setrika, kulkas, rice cooker, ceret listrik, sentuhkan ujung testpen pada bagian yang berbahan logam pada alat-alat listrik tersebut.
11. Setelah ujung testpen menyentuh bagian yang akan diukur, kemudian sentuh bagian atas testpen dengan menggunakan jari. untuk memberi netral pada testpen.



HASIL PENGUJIAN MENGGUNAKAN TESPEN

Mengetahui hasil pengujian menggunakan Testpen


- Jika Lampu Testpen menyala dengan cahaya terang normal

    Menandakan bahwa peralatan listrik yang anda ukur bertegangan listrik maksimal.

    - Jika Lampu testpen menyala namun cahaya redup.
    Kemungkinan saat melakukan pengukuran dengan tespen, kondisi bagian tubuh atau kaki anda terisolasi cukup baik. Sehingga testpen tidak mendapatkan Netral yang cukup dari bumi/tanah.

    Untuk memastikannya, coba anda sentuh dinding/tembok dengan jari tangan, sambil tangan yang lain melakukan pengukuran dengan testpen, jika saat anda sentuhkan jari anda ke tembok, lampu testpen menyala dengan cahaya yang terang, berarti benda yang anda ukur bertegangan listrik maksimal (dari kabel fasa).

    Namun jika cahaya testpen tetap redup, berarti peralatan listrik tersebut bertegangan namun tidak normal atau tegangannya kurang, bisa jadi tegangan listrik yang ada bukanlah tegangan dari kabel fasa, melainkan tegangan hasil induksi dari kabel fase yang bocor.

    - Jika Lampu testpen tidak menyala
    Kemungkinan Testpen rusak, jika sudah dipastikan bahwa testpen yang digunakan dalam keadaan baik, maka hasilnya adalah:

    Kondisi peralatan listrik yang anda ukur/uji memang tidak bertegangan.


    Catatan:

    1. Gunakan Testpen untuk memastikan kondisi peralatan listrik dirumah anda dalam kondisi baik, aman, tidak nyetrum (bocor), dan tidak ada kabel bertegangan yang terkelupas/terbuka.
    2. Gunakan Testpen hanya jika anda benar-benar sudah mengetahui cara menggunakan testpen dengan benar.
    3. Pastikan Testpen yang anda gunakan dalam kondisi bersih, kering, dan berfungsi dengan baik, sebelum melakukan pengujian.
    4. Pastikan Kondisi tubuh anda kering (Tidak basah/lembab), saat menggunakan testpen.
    5. Lihat spesifikasi batas tegangan yang dapat diukur pada testpen yang anda gunakan, umumnya testpen yang digunakan dapat berfungsi pada tegangan 100Volt-500Volt.
    6. Sediakan selalu Testpen dirumah anda.
    Demikian penjelasan mengenai pengertian, fungsi, bagian - bagian dan cara menggunakan tespen dengan benar. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

    Artikel Terkait