28 August 2018

Pengertian, Fungsi, Jenis - Jenis, Komponen Penyusun dan Prinsip Kerja Cooling Water Pada Sistem Pembangkit Listrik | DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Pada kesempatan kali ini duniapembangkitlistrik.com akan mengajak Anda untuk membahas mengenai prinsip kerja cooling tower pada pembangkit listrik. Baiklah, berikut penjelasannya. Selamat membaca.



Cooling Tower



Prinsip Kerja Cooling Tower


Cooling tower adalah suatu sistem refrigerasi yang melepaskan kalor ke udara.cooling tower bekerja dengan cara mengontakkan air dengan udara dan menguapkan sebagian air tersebut. Luas permukaan air yang besar dibentuk untuk menyemprotkan air lewat nozel atau memercikan air kebawah dari suatu bagian ke bagian lainnya.Bagian-bagian atau bahan – bahan pengisi biasanya terbuat dari kayu tetapi bisa juga dibuat dari plastik atau keramik. Prestasi sebuah cooling tower basah tergantung dari temperatur bola basah dari udara yang masuk.Prestasi dari cooling tower biasanya ditunjukkan dalam hubungan Range dan Approach.Range adalah perbedaan temperatur antara temperatur air yang masuk dan temperatur air yang keluar dari menara pendingin. Sedangkan Approach adalah perbedaan temperatur antara temperatur air yang keluar dari cooling tower dan tempperatur bola basah udara yang masuk cooling tower.


Fungsi Cooling Tower

Cooling tower sangat dibutuhkan oleh industri sebab cooling tower merupakan bagian dari utilitas 
yang banyak digunakan. Dimana cooling tower memproses air yang panas menjadi air dingin yang digunakan kembali dan bisa dirotasikan. Cooling towerjuga salah satu alat yang berfungsi mengolah air untuk mengatasi masalah polusi lingkungan.

Macam – Macam Cooling Tower

a. Berdasarkan arah aliran udara masuk

- Cross flow
- Counter current flow

b. Berdasarkan cara pemakaian alat bantu seperti fan atau blower

- Induced draft (alat bantu berada dibagian puncak tower)
- Force draft (alat bantu berada dibagian bawah tower)

c. Berdasarkan kondisi aliran udara bebas tanpa alat pembantu

- Atmosphere (udara pada kondisi atmospheric mengalir bebas
tanpa memakai penutup tower).
- Natural draft (udara mengalir dalam udara pendinginan dari tower namun kondisi udara belum tentu atmospheric).

Bagian - Bagian Cooling Water


Komponen Cooling Tower

Komponen dasar sebuah menara pendingin meliputi rangka dan wadah, bahan pengisi, kolam air dingin, eliminator aliran, saluran masuk udara, louvers, nosel dan fan. 

Berikut ini adalah penjelasan mengenai komponen - komponen menara pendingin:

1. Rangka dan Wadah cooling Tower

Hampir semua menara memiliki rangka berstruktur yang menunjang tutup luar (wadah/casing), motor, fan, dan komponen lainnya.Dengan rancangan yang lebih kecil, seperti unit fiber glass, wadahnya dapat menjadi rangka. Menara yang terbuat dari kayu masih tersedia, namun beberapa komponen dibuat dari bahan yang berbeda, seperti wadah casing fiber glass disekitar rangka kayu, saluran masuk udara louvers dari fiber glass, bahan pengisi dari plastik dan kolam air dingin dari baja. Banyak menara (wadah dan kolam) nya terbuat dari baja yang digalvanis atau, pada atmosfir yang korosif, menara dan/atau dasarnya dibuat dari stainless steel.Menara yang lebih besar kadangkala terbuat dari beton.Fiber glass juga banyak digunakan untuk wadah dan kolam menara pendingin, sebab dapat memperpanjang umur menara pendingin dan memberi perlindungan terhadap bahan kimia yang berbahaya.

2Bahan Pengisi

Biasanya menara pendingin menggunakan bahan pengisi untuk memfasilitasi perpindahan panas dengan memaksimalkan kontak udara dan air. Fill adalah jantungnnya menara pendingin. Fill berfungsi sebagai media kontak air dan udara sehingga terjadi perpindahan kalor (panas).


Demikian penjelesan mengenai prinsip kerja cooling tower pada pembangkit listrik. Semoga bermanfaat bagi Anda semua dan menambah ilmu tentang pembangkit listrik.

Artikel Terkait