24 July 2018

Pengertian MCB, Prinsip Kerja MCB dan Jenis - Jenis MCB


MCB (Mini Circuit Breaker)
DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK – Pernahkah menjumpai MCB di rumah Anda? Lalu, apa pengertian dari MCB? Bagaimana sistem kerjanya MCB? Dan apa saja yang termasuk jenis-jenis MCB? Pada kesempatan ini duniapembangkitlistrik.com akan mengajak anda semua untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai MCB. Ya, diulasan kali ini akan dibahas lebih lengkap mengenai pengertian MCB, fungsi MCB, jenis MCB, hingga prinsip kerja MCB itu sendiri. Baiklah, berikut ini detail informasinya. Selamat membaca.

MCB kepanjangan dari Mini Circuit Breaker adalah suatu kompponen yang berfungsi untuk mengamankan instalasi listrik dari beban yang lebih dan hubungan singkat (konsleting/short circuit). 

MCB memiliki fungsi yang sama dengan sekring (fuse) yaitu akan memutuskan aliran listrik ketika terjadi overload. Yang membedakan dari keduanya adalah jika terjadi gangguan :

- MCB akan trip dan ketika rangkaian normal kembali, MCB bisa di ON-kan lagi (reset ulang) secara manual.

- FUSE akan terputus dan tidak bisa digunakan lagi

Pada umumnya MCB sering digunakan pada instalasi rumah, instalasi penerangan, instalasi motor listrik pada industri, dsb. MCB pada dasarnya terbagi menjadi 2 jenis yaitu MCB 1 phase dan MCB 3 phase.

Prinsip Kerja MCB

Pada umumnya saat kondisi mati, MCB memiliki fungsi seperti halnya saklar ON/OFF biasa, yakni menyambung dan memutus aliran arus listrik secara manual. Namun pada saat kondisi tertentu seperti kelebihan beban atau hubung singkat, MCB memiliki fungsi sebagai pemutus aliran arus listrik secara otomatis.
Nah, dari dua kondisi tersebut kita bisa mengamati perpindahan knop dari kondisi satu ke kondisi yang lain. Prinsip kerja otomatis PCB dapat dibagi menjadi dua macam, yakni Magnetic Tripping alias pemutusan hubungan arus listrik secara magnetik, dan Thermal Tripping atau pemutusan hubungan arus listrik secara thermal.
1. Thermal Tripping
Thermal Tripping alias pemutusan hubungan arus listrik secara thermal atau suhu ini cara kerjanya sama seperti halnya pada setrika. Saat kondisi kelebihan beban atau overload, arus listrik yang mengalir melalui bimetal menyebabkan suhu menjadi tinggi. Suhu yang terlalu tinggi tersebut membuat bimetal jadi melengkung sehingga dapat memutus kontak MCB.
2. Magnetic Tripping
Prinsip kerja MCB pada Magnetic Tripping ini cukup sederhana. Saat terjadi hubungan singkat atau overload, medan magnet yang terdapat pada solenoid MCB akan menarik latch (palang), sehingga dapat memutuskan kontak MCB. Kebanyakan MCB yang beredar di pasaran saat ini menggunakan dua jenis pemutusan ini yakni thermal dan magnetic tripping.

Baca juga : Pengertian Thermal Overload Relay

JENIS – JENIS MCB  (Mini Circuit Breaker)

1. MCB Tipe B
Jenis MCB yang pertama adalah MCB tipe B. MCB tipe B ini adalah jenis MCB yang akan trip apabila arus beban lebih besar 3 hingga 5 kali dari besar arus nominal alias arus maksimum yang tertulis pada MCB. Pada umumnya MCB jenis ini digunakan untuk keperluan rumahan dan industri yang punya skala kecil.
2. MCB Tipe C
Selanjutnya ada MCB tipe C. MCB jenis ini akan trip apabila arus beban lebih besar 5 sampai 10 kali dari arus nominal alias arus maksimum yang tertulis pada MCB. Pada umumnya MCB jenis ini digunakan untuk keperluan industri dengan skala yang lebih tinggi seperti penerangan gedung dan lain sebagainya.
3. MCB Tipe D
Jenis MCB yang satu lagi adalah MCB tipe D. MCB jenis ini akan trip apabila arus beban lebih besar dari 10 hingga 25 kali dari arus arus nominal alias arus maksimum yang tertulis pada MCB. Jenis MCB ini biasa digunakan pada peralatan yang menghasilkan lonjakan arus tinggi seperti mesin sinar X (X-Ray), mesin las, dan mesin besar lainnya.

Demikian pembahasan mengenai pengertian MCB, prinsip kerja MCB dan jenis-jenis MCB. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait