04 April 2018

Pengertian Charger Atau Converter

DUNIAPEMBANGKITLISTRIK.com - Charger sering disebut Converter adalah suatu rangkaian peralatan listrik yang digunakan untuk mengubah arus listrik bolak balik (Alternating Current, disingkat AC) menjadi arus listrik searah (Direct Current, disingkat DC), yang berfungsi untuk
pasokan DC power baik ke peralatan-peralatan yang menggunakan sumber DC maupun
untuk mengisi baterai agar kapasitasnya tetap terjaga penuh sehingga keandalan unit
pembangkit tetap terjamin.





Charger di unit pembangkit pada umumnya ada dua unit dibangun saling
berdekatan dan saling bekerja bersama serta digabung pararel dalam satu Bus DC power.


Dalam sistem DC power,charger yang bertindak sebagai pemikul beban utama
ialah charger yang memiliki tegangan paling besar,oleh karena itu pada setiap
pemeliharaan sistem DC power diperlukan adjustment tegangan output masing masing
charger agar nilainya presisi atau sama persis agar pembagian arus ke beban dapat
seimbang.


Kapasitas rectifier/charger harus disesuaikan dengan kapasitas baterai yang
terpasang, setidaknya kapasitas arusnya harus mencukupi untuk pengisian baterai sesuai
jenisnya yaitu untuk baterai alkali adalah 0,2 C (0,2 x kapasitas) sedangkan untuk baterai
asam adalah 0,1C (0,1 x kapasitas) ditambah beban statis (tetap) pada unit
pembangkit.Sebagai contoh jika suatu unit pembangkit dengan baterai jenis alkali
kapasitas terpasangnya adalah 200 Ah dan arus statisnya adalah 10 Ampere, maka
minimum kapasitas arus rectifier adalah :
= ( 0,2 x 200A ) + 10A

= 40A + 10A
= 50 Ampere

Jadi kapasitas rectifier minimum yang harus disiapkan adalah sebesar 50

Ampere.Sumber tegangan AC untuk rectifier tidak boleh padam atau mati. Untuk itu
pengecekan tegangan harus secara rutin dan periodik dilakukan baik tegangan inputnya
(AC) maupun tegangan outputnya (DC).


Rectifier / charger juga berfungsi untuk proses pengisian muatan ke battery. Macam-macam sistem pengisian baterai sebagai berikut :


1) Cycle charging
2) Boost dan quick charging
3) Floating charging
4) Equalizing charging
5) Trickle charging

Artikel Terkait