Skip to main content

Jenis - Jenis Sudu Turbin

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Berdasarkan azas tekanan uap yang digunakan untuk menggerakkan roda/rotor turbin sebelum masuk dan setelah keluar dari sudu-sudu yang terpasang pada roda tersebut, maka dikenal sudu impuls dan sudu reaksi. Turbin uap untuk  pembangkit listrik saat ini umumnya terdiri dari kombinasi kedua  macam sudu tersebut.


Gambar. Turbin

Berikut ini jenis - jenis sudu turbin, di antaranya sebagai berikut :


1. Sudu Impuls  

Sudu impuls juga disebut sudu aksi atau sudu tekanan tetap, adalah sudu dimana uap mengalami ekspansi hanya dalam sudu-sudu tetap. Sudu-sudu tetap berfungsi sebagai nosel (saluran pancar) sehingga uap yang melewati akan mengalami peningkatan energi kinetik.  

Uap dengan kecepatan tinggi selanjutnya akan membentur (impuls) sudu-sudu gerak. Benturan antara uap dengan sudu gerak ini menimbulkan gaya yang mengakibatkan poros turbin berputar.  

Setelah memutar sudu gerak, selanjutnya uap diarahkan masuk ke dalam sudu tetap baris berikutnya.  Selama melintasi sudu gerak tekanan dan entalpi uap tidak berubah. Dengan demikian pada sudu impuls penurunan tekanan dan energi panas uap hanya terjadi pada sudu-sudu tetap atau nosel.


2. Sudu Reaksi  

Dalam suatu turbin yang terdiri dari 100 %  sudu-sudu reaksi, maka sudu-sudu gerak juga berfungsi sebagai nosel-nosel sehingga uap yang melewatinya akan mengalami peningkatan kecepatan dan penurunan tekanan. Peningkatan kecepatan ini akan menimbulkan gaya reaksi yang arahnya berlawanan dengan arah kecepatan uap.  

Gaya reaksi pada sudu gerak inilah yang akan memutar  poros turbin. Uap selanjutnya dialirkan ke sudu tetap yang berfungsi untuk mengarahkan uap ke sudu gerak baris berikutnya.  

Sudut dan profil sudu-sudu dibuat sedemikian rupa sehingga apabila turbin berputar pada kecepatan rancangannya uap akan mengalir dengan mulus melewati sudu-sudu tersebut sehingga dapat menurunkan erosi sampai pada tingkat minimum.     

Pada sebuah roda/poros turbin sudu-sudu yang terpasang pada roda tersebut bisa terdiri dari satu baris sudu atau beberapa baris sudu. Setiap baris sudu terdiri dari sudu yang disusun melingkari roda turbin masing-masing dengan bentuk dan ukuran yang sama. Turbin dengan hanya satu baris sudu yang terpasang pada rotornya dinamai turbin bertingkat tunggal. Sedangkan turbin dengan beberapa baris sudu-sudu yang terpasang pada rotornya dinamai turbin bertingkat banyak (multi stages).  

Ditinjau dari tekanan uap meninggalkan turbin, maka dapat dibedakan menjadi turbin kondensasi (condensing turbine) dan turbin tekanan lawan (back pressure turbine). Turbin kondensasi adalah turbin yang saluran keluarnya dihubungkan dengan kondensor, sehingga tekanan uap pada saluran keluar lebih kecil dari 1 atmosfir, sedangkan turbin tekanan lawan adalah turbin yang tekanan uap keluarnya diatas tekanan atmosfir. Turbin tekanan lawan jarang sekali digunakan.


3. Sudu Impuls Reaksi

Didalam turbin reaksi proses ekspansi (penurunan tekanan) terjadi baik didalam sudu tetap maupun sudu gerak. Pada turbin reaksi baris sudu tetap maupun sudu gerak berfungsi sebagai nosel sehingga kecepatan relatif uap keluar setiap sudu lebih besar dari kecepatan relatif uap masuk sudu yang bersangkutan. Meskipun demikian kecepatan absolut uap keluar sudu gerak lebih kecil daripada kecepatan absolut uap masuk sudu gerak yang bersangkutan, karena sebagian energi kinetik diubah menjadi kerja memutar roda turbin.  

Tekanan uap keluar sudu lebih rendah daripada tekanan uap masuk sudu yang bersangkutan sehingga akan memperbesar gaya aksial pada bantalan. 

Sedangkan didalam turbin impuls penurunan tekanan hanya terjadi pada nosel, pada sudu gerak tidak terjadi penurunan tekanan (impuls 100%).  Namun demikian didalam praktek tidak dijumpai turbin reaksi 100% maupun impuls 100%. Hal ini disebabkan karena selalu ada gesekan antara fluida kerja dengan startor dan rotor, sehingga didalam sudu tetap maupun sudu gerak terjadi penurunan tekanan.  

Pada turbin reaksi apabila sudu-sudu tetap dan sudu-sudu gerak profilnya sama, maka penurunan panas uap ketika melintasi tiap-tiap baris dari setiap tingkat akan menjadi sama. Turbin semacam ini disebut turbin dengan DR setengah atau lebih umum turbin reaksi 50%.

Demikian penjelasan mengenai jenis - jenis sudu turbin, semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca. Baca juga : Macam - macam pembangkit listrik

Comments

Popular posts from this blog

Apa itu Coal Handling System Pada PLTU ?

Apa itu AMR ?

Jaringan Distribusi Listrik

Proses Konversi Energi Pada PLTU

Potensi Bahaya Pada Boiler