24 December 2017

Pengertian Dan Prinsip Kerja Sensor Proximity Induktif | Dunia Pembangkit Listrik

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Sensor proximity induktif adalah sebuah sensor yang dapat mendeteksi objek logam saja, pendeteksian tersebut dilakukan tanpa harus menyentuh objek logam tersebut. Sensor ini terdiri dari inti ferrit (Coil), sebuah osilator dan detektor pemicu sinyal serta rangkaian keluaran dari sensor tersebut.

Kontruksi Sensor Proximity Induktif

Prinsip Kerja

Sensor proximity induktif dengan memancarkan gelombang elektromagnetik dan mendeteksi perubahan bentuk gelombang elektromagnetik tersebut saat sensor mendeteksi logam dan akan menghasilkan output yang selanjutnya akan diproses oleh kontroler.

Sensor akan mendeteksi objek logam pada jarak tertentu sesuai spesifikasi dari sensor tersebut. Saat sensor mendeteksi keberadaan objek logam maka akan terjadi perubahan bentuk sinyal yang mengakibatkan hilangnya energi dan mengakibatkan amplitudo yang kecil pada osilasi sehingga akan memicu trigger circuit  dan memberikan output pada sensor tersebut. 

Cara Kerja Sensor Proximity Induktif

Kelebihan

Sensor proximity induktif memiliki kelebihan yaitu:

  1. Karena tidak adanya sentuhan antara sensor dengan objek maka dapat menghindari kerusakan baik pada sensor maupun objek.
  2. Tidak adanya kontak yang digunakan untuk output karena sensor ini menggunakan semikonduktor untuk output sehingga masa pakai sensor ini lebih lama.
  3. Sensor ini cocok digunakan untuk pendeteksian pada lokasi yang memiliki banyak kandungan air atau minyak
  4. Memberikan respon yang memiliki kecepatan tinggi dibanding saklar yang membutuhkan kontak fisik dalam pendeteksiannya.
  5. Proximity mendeteksi perubahan fisik suatu objek, sehingga dalam pendeteksiannya sensor tersebut hampir tidak terpengaruh oleh warna.
Kekurangan

Sementara kekurangan dari sensor ini adalah

  1. Jarak sensing yang pendek, umumnya hanya berkisar pada milimeter saja.
  2. Ukuran, bentuk dan jenis logam mempengaruhi kemampuan sensing sensor ini
Demikian penjelasan tentang pengertian dan prinsip kerja sensor proximity induktif. Semoga bisa bermanfaat bagi pembaca semua. Baca juga : Pengertian Transformator Step Up Dan Step Down

09 December 2017

Daftar Istilah Penting Dalam Dunia Kelistrikan | Dunia Pembangkit Listrik

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Listrik dalam bahasa inggris "electric", merupakan salah bagian dari keluarga ilmu Rekayasa atau "Engineering" dalam bahasa Inggris yang dalam mempelajari bidang ini harus terlebih dahulu mengerti dasar-dasar dari ilmu sains khususnya Fisika dan Kimia.

Dan tidak lengkap rasanya ketika kita ingin belajar untuk mengetahui seluk-beluk tentang ilmu ini tanpa mengetahui istilah-istilah dasar yang sangat sering digunakan dalam analisis maupun membahasan segala sesuatu tentang bidang ini. Dalam artikel akan diperkenalkan beberapa istilah yang paling dasar untuk terjun lebih jauh dalam bidang kelistrikan dan elektromagnet.
  • Sumber Arus, Penyuplai arus dimana arus konstan & tegangan diubah-ubah.
  • Sumber Tegangan, Penyuplai tegangan dimana tegangan pada kondisi konstan & arusnya yang berubah-ubah.
  • Komponen Aktif, Komponen yang merupakan sumber energi listrik secara mapan, artinya dapat menjadi sumber arus listrik dan tegangan listrik tanpa ketergantungan dengan komponen lainnya.
  • Komponen Pasif, Komponen yang bukan merupakan sumber energy yang baik, artinya tanpa sumber energi yang dirangkai dengannya, komponen tersebut tidak mampu menghasilkan energi.
  • Arus elektron, Arus yang ditimbulkan oleh pergerakan elektron dari kutub negatif ke kutub positif.
  • Arus Konvensional, Arus yang mengalir dari kutub positif ke kutub negatif.
  • Resistor, Alat yang digunakan untuk menghambat arus.
  • Resistansi, Kemampuan suatu bahan untuk menghambat arus.
  • Resistif, Sifat yang dimiliki suatu bahan untuk menghambat arus.
  • Induktor, Alat yang digunakan untuk menyimpan muatan dalam bentuk medan magnet.
  • Induktansi, Kemampuan suatu bahan untuk menyimpan muatan dalam bentuk medan magnet
  • Induktif, Sifat yang dimiliki suatu bahan untuk menyimpan muatan dalam bentuk medan magnet.
  • Konduktor. Alat yang digunakan untuk menyimpan muatan dalam bentuk medan listrik.
  • Konduktansi, Kemampuan suatu bahan untuk menyimpan muatan dalam bentuk medan listrik.
  • Konduktif, Sifat yang dimiliki suatu bahan untuk menyimpan muatan dalam bentuk medan listrik.
  • Listrik, Segala sesuatu yang memiliki daya, arus, tegangan & hal-hal yang mempengaruhinya ( R, L dan C).
  • Arus Listrik, Banyaknya muatan yang mengalir persatuan waktu.
  • Tegangan, Energi yang digunakan tiap satuan waktu atau beda potensial antara 2 titik.
  • Beda Potensial, Perbedaan muatan antara 2 titik.
  • Daya, Laju energy yang digunakan untuk menggerakkan muatan melalui elemen tertentu.
  • GGL (Gaya Gerak Lidtrik), Beda potensial yang cenderung mempertahankan potensialnya.
  • Gaya gerak magnet, Besaran gaya medan magnet atau “dorongan”. Analoginya dengan gaya gerak listrik (electromotive force).
  • Fluks medan magnet, Besaran total effek medan atau “substansi” dari medan. Analoginya dengan arus listrik.
  • Kuat medan magnet, Jumlah gaya medan (mmf) yang terdistribusi sepanjang elektromagnet. Kadan-kadang disebut sebagai gaya magnet.
  • Kerapatan fluks, Jumlah fluks medan magnet yang terkonsentrasi pada luas yang diberikan.
  • Reluktansi, Perlawanan terhadap fluks medan magnet melalui volume yang diberikan dari ruang atau bahan. Analoginya dengan reisitansi listrik.
  • Gerak Semu atau Relatif, Gerak semu adalah gerak yang sifatnya seolah-olah bergerak atau tidak sebenarnya (ilusi).
  • Kawat Penghantar, merupakan bahan yang digunakan untuk menghantarkan arus listrik.
  • Torsi, menunjukkan kemampuan sebuah gaya untuk membuat benda melakukan gerak rotasi.
  • Loop Tertutup, suatu kondisi dimana tidak ada pemisah atau yang mengantarai.
Demikian sekilas mengenai daftar istilah penting dalam dunia kelistrikan. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Baca juga : Vibrasi Pada Turbin

04 December 2017

Pengertian Transformator Step Up Dan Step Down | Dunia Pembangkit Listrik

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Pada kesempatan kali ini saya akan  membahas mengenai Transformator. Lalu apa pengertian dari transformator itu sendiri ?


Gambar. Transformator



Transformator atau transformer atau trafo merupakan suatu alat atau komponen elektromagnet yang dapat mengubah taraf suatu tegangan AC ke taraf yang lain.


JENIS-JENIS TRANSFORMATOR


Step-Up




Gambar. Lambang Transformator Step Up
Transformator step-up adalah transformator yang memiliki lilitan sekunder lebih banyak daripada lilitan primer, sehingga berfungsi sebagai penaik tegangan. Transformator ini biasa ditemui pada pembangkit tenaga listrik sebagai penaik tegangan yang dihasilkan generator menjadi tegangan tinggi yang digunakan dalam transmisi jarak jauh.










Step-Down




Gambar. Lambang Transformator Step Down
Transformator step-down memiliki lilitan sekunder lebih sedikit daripada lilitan primer, sehingga berfungsi sebagai penurun tegangan. Transformator jenis ini sangat mudah ditemui, terutama dalam adaptor AC-DC.

 Sesuai dengan fungsi kegunaannya maka trafo terbagi ke dalam beberapa jenis :
  • Trafo step up/down untuk menaikkan atau menurunkan tegangan.
  • Trafo adaptor untuk mengubah tegangan dari arus AC ke arus DC.

PRINSIP KERJA


Transformator bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Tegangan masukan bolak-balik yang membentangi primer menimbulkan fluks magnet yang idealnya semua bersambung dengan lilitan sekunder. Fluks bolak-balik ini menginduksikan GGL dalam lilitan sekunder. Jika efisiensi sempurna, semua daya pada lilitan primer akan dilimpahkan ke lilitan sekunder.

untuk mencari besar tegangan, banyak lilitan = 

 \frac{V_p}{V_s}=\frac{N_p}{N_s}        V_p\,I_p=V_s\,I_s

EFISIENSI

Efisiensi transformator dapat diketahui dengan rumus \eta=\frac{P_o}{P_i}\,100% Karena adanya kerugian pada transformator. Maka efisiensi transformator tidak dapat mencapai 100%.

Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Saran dan kritik silahkan klik di sini. Baca juga : Pengertian Besaran - Besaran Dalam Kelistrikan.

01 December 2017

Pengertian Besaran - Besaran Dalam Kelistrikan | Dunia Pembangkit Listrik

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Listrik merupakan suatu muatan yang terdiri dari muatan positif dan muatan negatif , dimana sebuah benda akan dikatakan memiliki energi listrik apabila suatu benda itu mempunyai perbedaan jumlah muatan .sedangkan muatan yang dapat berpindah adalah muatan negatif dari sebuah benda,berpindahnya muatan negatif ini disebabkan oleh bermacam gaya atau energi, misal energi gerak,energi  panas dsb. Di dalam dunia kelistrikan maka kita tidak akan jauh dari besaran - besaran dalam kelistrikan. Pada kesempatan kali ini saya akan  membahas mengenai besaran - besaran dalam kelistreikan diantaranya sebgai berikut ini :

  1. Tegangan Listrik

    Tegangan listik yaitu perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik, dan dinyatakan dalam satuan volt. Besaran ini mengukur energi potensial dari sebuah medan listrik yang mengakibatkan adanya aliran listrik dalam sebuah konduktor listrik. Tergantung pada perbedaan potensial listriknya, suatu tegangan listrik dapat dikatakan sebagai ekstra rendah, rendah, tinggi atau ekstra tinggi. Secara definisi tegangan listrik menyebabkan obyek bermuatan listrik negatif tertarik dari tempat bertegangan rendah menuju tempat bertegangan lebih tinggi. Sehingga arah arus listrik konvensional di dalam suatu konduktor mengalir dari tegangan tinggi menuju tegangan rendah.
     
  2. Arus Listrik 

    Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam satuan couloumb/detik atau  Ampere. Contoh arus listrik dalam kehidupan sehari-hari berkisar dari yang sangat lemah dalam satuan mikroAmpere seperti di dalam jaringan tubuh hingga arus yang sangat kuat 1-200 kiloAmpere seperti yang terjadi pada petir. Dalam kebanyakan sirkuit arus searah dapat diasumsikan resistansi terhadap arus listrik adalah konstan sehingga besar arus yang mengalir dalam sirkuit bergantung pada voltabese dan resistansi sesuai dengan hukum ohm.
  3.  Hambatan Listrik

    Hambatan listrik adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen elektronik (misalnya resistor ) dengan arus listrik yang melewatinya. Hambatan listrik yang mempunyai satuan Ohm. yang dapat dirumuskan dengan   


    \mathbf R=V/I

    R adalah hambatan (Ohm)
    V adalah tegangan (Volt)
    I adalah arus (ampere)
  4. Gaya Gerak Listrik ( GGL )

    Gaya gerak listrik (GGL) adalah besarnya energi listrik yang berubah menjadi energi bukan listrik atau sebaliknya, jika satu satuan muatan melalui sumber itu, atau kerja yang dilakukan sumber arus persatuan muatan. dinyatakan dalam Volt.

     
  5. Muatan Listrik  

    Muatan listrik adalah muatan dasar yang dimiliki suatu benda, yang membuatnya mengalami gaya pada benda lain yang berdekatan dan juga memiliki muatan listrik. Simbol Q sering digunakan untuk menggambarkan muatan. sistem satuan internasional dari satuan Q adalah coloumb, yang merupakan 6.24 x 1018 muatan dasar. Q adalah sifat dasar yang dimiliki oleh  materi baik itu berupa proton (muatan positif) maupun elektron (muatan negatif). Muatan listrik total suatu atom atau materi ini bisa positif, jika atomnya kekurangan elektron. Sementara atom yang kelebihan elektron akan bermuatan negatif. Besarnya muatan tergantung dari kelebihan atau kekurangan elektron ini, oleh karena itu muatan materi/atom merupakan kelipatan dari satuan Q dasar. Dalam atom yang netral, jumlah proton akan sama dengan jumlah elektron yang mengelilinginya (membentuk muatan total yang netral atau tak bermuatan).
     
  6. Kapasitansi

    Kapasitans adalah ukuran jumlah muatan listrik yang disimpan (atau dipisahkan) untuk sebuah potensial listrik yang telah ditentukan. Bentuk paling umum dari piranti penyimpanan muatan adalah sebuah kapasitor dua lempeng/pelat/keping. Jika muatan di lempeng/pelat/keping adalah +Q dan –Q, dan V adalah tegangan listrik antar lempeng/pelat/keping, maka rumus kapasitans adalah:

    C = \frac{Q}{V}
    C adalah kapasitansi yang diukur dalam farad
    Q adalah muatan yang diukur dalam coloumb
    V adalah voltase yang diukur dalam volt
     

  7.  Induktansi

    Induktansi adalah sifat dari rangkaian elektronika yang menyebabkan timbulnya potensial listrik secara proporsional terhadap arus yang mengalir pada rangkaian tersebut, sifat ini disebut sebagai induktasi sendiri. Sedang apabila potensial listrik dalam suatu rangkaian ditimbulkan oleh perubahan arus dari rangkaian lain disebut sebagai induktansi bersama. Satuan induktansi dalam satuan internasional adalah weber per ampere atau dikenal pula sebagai henry (H).
    Induktansi muncul karena adanya medan magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik (dijelaskan oleh hukum ampere). Supaya suatu rangkaian elektronika mempunyai nilai induktansi, sebuah komponen bernama induktor digunakan di dalam rangkaian tersebut, induktor umumnya berupa kumparan kabel/tembaga untuk memusatkan medan magnet dan memanfaatkan GGL yang dihasilkannya.

  8.  Kuat Medan Listrik

    Medan lisrtik adalah ruang di sekitar benda bermuatan listrik dimana benda-benda bermuatan listrik lainnya dalam ruang ini akan merasakan atau mengalami gaya listriArah Medan Listrik.
    Kuat medan listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik. 

  9. Fluks Magnet
    Fluk magnetik adalah ukuran total medan magnetik yang menembus bidang. secara matematis fluk maknetik didefinisikan sebagi perkalian skalar antara induksi magnetik (B) dengan luas bidang yang tegak lurus pada induksi magnetik tersebut.
    BESARNYA:

    f = B A cos q

    f  = fluks magnetik (weber)
    B = induksi magnetik
    A = luas bidang yang ditembus garis gayamagnetik
    q = sudut antara arah garis normal bidang A dan arah B


    Berikut besaran listrik, notasi ( simbol ) dan satuan serta hubungan persamaan antara besaran :




    Besaran listrik satuan dan alat ukurnya :




     
    Berikut pengertian dan macam-macam besaran listrik yang sering muncul dalam dunia kelistrikan, Semoga bermanfaat. Saran dan kritik klik disini. Baca juga : Cara Membaca Kode Pada Bearing.