Skip to main content

Waste Water Treatment Plant (WWTP)

Dunia Pembangkit Listrik - Waste water dihasilkan dari berbagai macam operasi power plant (pembangkit). Berdasarkan peraturan setempat, limbah cair ini wajib diperlalukan (wastewater treatment) sebelum dibuang.


Konsentasi polutan dalam berbagai limbah cair diukur dan dibandingkan dengan peraturan tersebut.  Treatment scheme didesain untuk mengolah polutan excess yang ada didalam aliran limbah cair tersebut.

Waste water treatment plant adalah sistem pengolahan libah cair yang dihasilkan poer plant untu diolah limbah cair hasil produksi tersebut, menjadi air yang aman dibuang ke laut sesuai dengan ketentuan atau peraturan lingkungan hidup yang berlaku.


PERATURAN PERUNDANGAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)

1. UU RI No. 30 tahun 2009 tentang ketanagalistrikan
2. UU RI No. 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja
3. UU RI No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan
4. PP No. 74 tahun 2001 tentang pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3)


WASTE WATER INPUT
- pembuangan air kotor kamar mandi
- sistem pembuangan air kotor (drainase)
- water treatment plant
- auxiliary boiler blowdown pit



KOMPONEN PADA WASTE WATER TREATMENT PLANT

- Netralizing tank
  Berfungsi sebagai tempat penampungan hasil pengolahan dari water treatment plant. Dikarenakan air dari WTP masih banyak mengandug bahan kimia sehingga harus dinetralkan dahulu sebelum dipompakan ke waste water tank.

- Waste water tanks, pumps dan blower
  
  Waste water storage tank 
  Berfungsi untuk menampung semua air buangan power plant mulai dari pembuangan air kotoran kamar mandi, drainase air kotor, WTP dan auxiliary boiler blowdown pit.

  Waste water pump
  Berfungsi untuk mengalirkan air limbah dari waste water tank menuju pH cintrol dan flocculant pool.

  Air blower
  Berfungsi untuk menyalurkan udara service untuk proses pengadukan air pada waste water tank.

- Coagulant, oxidant dan flocculant tank (agitator dan dosing pump)

  Coagulant tank
  Berfungsi sebagai tempat penampungan coagulant, zat ini berfungsi untuk mengendapkan benda-benda yang melayang (suspended solid) untuk membentuk flok agar cepat proses pengendapan.

  Coagulant dosing pump
  Berfungsi untuk mengalirkan coagulant dari coagulant tank menuju ke pH control.

   Oxidation tank
   Berfungsi sebagai tempat penampung sodium hypochlorite dengan konsentrasi 10%, zat ini berfungsi untuk proses oksiasi jika kadar hidrazine tinggi.

  Oxidation dosing pump
  Berfungsi untuk mengalirkan sodium hypochlorite dari sodium hypochlorite tank menuju ke waste water pH control. NaOCL diinjeksikan apabila wastewater mengandung konsentrasi hydrazine N2h4 tinggi (setelah diadakan boiler maintenance) dan konsentrasi COD tinggi.

  Flocculant tank
  Berfungsi sebagai tempat penampung flocculant, zat ini berfungsi untuk membentuk gumpalan-gumpalan cesar dari flok yag sudah terbentuk.

  Flocculant dosing pump
  Berfungsi untuk mengalirkan flocculant dari flocculant tank menuju ke flocculation pool. flocculant digunakan untuk mengikat suspended solid yang ftidak diikat oleh koagulan.

- HCl dan H2SO4 Tank (agitator dan dosing pump)
  
  HCl tank
  Berfungsi sebagai tempat penampung HCl yang berkonsentrasi 10 % dari concentrate HCl tank yang dicampur dengan service water. HCl berfungsi untuk menurunkan pH.

  HCl dosing pump
  Berfungsi untuk menginjeksikan dilute HCl dari dilute HCl tank menuju ke pH control and oxiadation pH dan Neutralizing pit.

- pH control dan flocculation pool

  pH control berfungsi memantau dan mengontrol melalui pH analyzer untuk
menjaga nilai pH optimum air limbah antara 6,5 hingga 8,5 agar terjadi proses koagulasi dan sedimentasi.

  Pada pH control di injeksikan HCl ataupun NaOH kedalam air limbah. Diaduk dengan agitator agar bahan kimia yang sudah diinjeksikan bereaksi dengan sempurna.

  Kemudian pada flocculation pool tempat diinjeksikan coagulant da flocculant, kemudian dari flocculant pool menuju clarifier.

- Netralizing pit
  Berfungsi sebagai tempat penampungan air hasil pengolahan dari clarifier secara overflow. Air tersebut bisa dinetralkan di netralizing pit dan secara overflow pula untuk masuk ke reusing tank.

- Agitator
  Berfungsi untuk mengaduk semua larutan yang tercampur di coagulant tank, flocculant tank, NaOH tank dan H2SO4.

Comments

Popular posts from this blog

Apa itu Coal Handling System Pada PLTU ?

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK- Pada PLTU berbahan bakar batu bara memerlukan devisi atau bagian unit kerja yang menangani hal tersebut yang disebut Coal Handling System.



Coal handling system adalah sistem yang menangani batu bara dalam suatu PLTU berbahan bakar batu bara. Didalam coal handling system diperlukan dengan berbagai macam peralatan utama maupun pendukung serta proteksi untuk menunjang aktivitas kerjanya.

Coal handling system terdiri dari 3 bagian area antara lain:
1. Unloading Area
    Seperti : dermaga, dermaga SU, SPJ (Semi Permanen Jetty), SPOJ (Semi Permanen Oil Jetty)
2. Coal Stock Area
   Seperti stacker, reclaimer, teleschopic, underground
3. Coal Bunker Unit

PERALATAN UTAMA COAL HANDLING SYSTEM.

• Belt Conveyor adalah suatu alat yang digunakan untuk mentransportasikan batu bara dari unloading area ke coal bunker. Belt conveyor memiliki peralatan utama diantaranya sebagai berikut:
a. Motor belt conveyor : sebagai penggerak utama belt conveyor.
  - fluid coupling sebagai pen…

Apa itu AMR ?

Duniapembangkitlistrik.blogspot.com - AutomaticMeterReading (AMR) merupakan salah satu solusi untuk bidang elektronika dalam melakukan pembacaan dan pemakaian energi listrik. Dimana pemakai Automatic Meter Reading (AMR) dapat memonitoring pemakaian daya listrik. Dalam pengoperasiannya sistem Automatic Meter Reading (AMR) melakukan pembacaan energi listrik dengan cara menurunkan terlebih dahulu tegangan listrik dari 40 KV menjadi 220 V menggunakan current transformer, kemudian tegangan dikonversikan menjadi data digital pada mesin meteran agar dapat diukur dengan parameter pengukuran seperti daya, energi, dll. Setelah ini data digital masuk ke bagian pengolahan dan komunikasi, pada bagian ini data digital dapat disimpan ke memori, ditampilkan lewat LCD display, atau dikirimkan ke database PLN lewat modem.



AMR (AutomaticMeterReading) merupakan aplikasi ini digunakan untuk pengendalian dan pemantauan tenaga listrik pada pelanggan. Apabila fasilitas ini digunakan oleh PLN, maka meter listr…

Jaringan Distribusi Listrik

Duniapembangkitlistrik.blogspot.com - Sistemdistribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik. Sistem distribusi ini berguna untuk menyalurkan tenaga listrik dari sumber daya listrik besar (bulk power source) sampai ke konsumen.


Jadi fungsi distribusi listrik adalah:

1. Pembagian atau penyaluran tenaga listrik ke beberapa tempat (pelanggan).

2. Merupakan sub sistem tenaga listrik yang langsung berhubungan dengan pelanggan, karena catu daya pada pusat-pusat beban (pelanggan) dilayani langsung melalui jaringan distribusi.

Tenaga listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik besar dengan tegangan dari 11 KV sampai 24 KV dinaikkan tegangannya oleh gardu induk dengan transformator penaik tegangan menjadi 70 KV, 154 KV, 220 KV atau 500 KV kemudian disalurkan melalui saluran transmisi.

Tujuan menaikkan tegangan adalah untuk memperkecil kerugian daya listrik pada saluran transmisi, dimana dalam hal ini kerugian daya adalah sebanding dengan kuadrat arus yang mengalir. Dengan daya yang s…

Pengertian Dan Fungsi Governor Pada Pembangkit Listrik

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Governor dalam sistem PLTU merupakan ekuipmen yang sangat penting. Governor merupakan pengatur besar kecilnya tekanan uap panas yang masuk ke dalam turbin, yang nantinya memutar generator. Untuk jelasnya sebagai berikut:

Governor pada sistem PLTU memiliki kegunaan utama sebagai pengatur besar kecilnya uap panas yang masuk turbin. Mudahnya bisa di analogikan seperti keran. Biasanya untuk mengatur besar kecilnya bukaan ini menggunakan tekanan oli atau seperti hidrolik. Dalam PLTU sistem hidrolik governor biasa di sebut dengan DEH (Digital Elektrik Hidrolik) System.






Pada governor terdiri dari  beberapa lubang yang terbuka perlahan sesuai dengan dorongan atau tekanan hidrolik. Steam yang mengalami kebocoran pada governor akan melalui jalur kebocoran atau leakage yang nantinya akan digunakan sebagai pemanas awal di gland seal.

Karena sering dilalui tekanan uap panas yang sangat tinggi governor amat rawan untuk mengalami kebocoran. Untuk melakukan perbaikan, jika ada…

Tipe - Tipe Boiler Pada Sistem Pembangkit Listrik

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK -Boiler atau dikenal dengan ketel uap, adalah suatu peralatan yang bertujuan untuk merubah air menjadi uap yang berguna. Uap yang dihasilkan dapat digunakan sebagai penggerak atau untuk keperluan industri.

Bentuknya dari pada boiler adalah bejana tertutup, dimana kalor dari pembakaran bahan bakar dipindahkan ke air melalui ruang bakar dan bidang-bidang pemanas.



TIPE - TIPE BOILER

1. Tipe Boiler Stokeradalah sistem pembakaran dengan memasukkan bahan bakar padat pada bed pembakaran yang tetap, udara yang digunakan untuk proses pembakaran dengan kecepatan yang kecil.

2. Tipe Boiler Pulverized. Bahan bakar pada Pulverized ini adalah bahan bakar yang berbentuk tepung halus, bahan bakar tersebut bercampur dengan udara di burner yang kemudian menuju boiler. Aliran bahan bakar yang menuju furnace boiler bercampur dengan udara dan terbakar difurnace.

3. Tipe Boiler Fluidized Bed (CFD).

    - Circulating : proses sirkulasi bed material dan batu bara yang belum habis terbakar …