Skip to main content

Posts

Prosedur Rutin Pengecekan Pada System Belt Conveyor - Dunia Pembangkit Listrik

DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Sistem belt conveyor terdiri atas beberapa conveyor diantaranya mempunyai panjang dan ketinggian yang berbeda. Bila system distart, maka conveyor harus jalan secara berurutan dengan delay untuk memberikan kesempatan conveyor mencapai putaran normalnya sebelum conveyor berikutnya start. Ini dimaksudkan untuk mencegah kelalaian akibat start sembarang yang mengakibatkan tertimbunnya batu bara.




Persyaratan yang penting pada system conveyor diantaranya :

1. Mempunyai system interlock sequential. Biasanya dengan peralatan sensor putaran untuk mendeteksi bila conveyor telah mencapai putaran nominal. Speed sensor juga mendeteksi putaran yang lambat akibat batu bara yang terlalu banyak, atau penumpukan batu bara pada conveyor dan akan menghentikan pengisian, juga akan mendeteksi gangguan dari system penggerak, misalnya karena bocornya kopling fluida.

2. Dilengkapi dengan peralatan blocked chute trip atau sejenisnya untuk menjaga belt pengisi tetap berjalan secara kontin…
Recent posts

Pengertian Kecelakaan Kerja, Faktor Penyebabnya Serta Klasifikasi Kecelakaan Kerja | DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK

DUNIAPEMBANGKITLISTRIK.COM - Menurut peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor : 03/MEN/1998 tentang cara pelaporan dan pemeriksaan kecelakaan bahwa yang dimaksud dengan kecelakaan adalah suatu kejadian yang tidak dikehendaki dan tidak diduga semula yang dapat menimbulkan korban manusia dan atau harta benda.

Penyebab Kecelakaan Kerja

Secara umum, ada 2 sebab terjadinya kecelakaan kerja, yaitu penyebab dasar (basic causes) dan penyebab langsung (immediate causes).

a. Penyebab dasar (basic causes)

- Faktor manusia/pribadi, antara lain karena kurangnya kemampuan fisik, mental dan psikologi; kurangnya atau lemahnya pengetahuan dan ketrampilan atau keahlian; stress motivasi yang tidak cukup atau salah

- Faktor kerja atau lingkungan, antara lain karena tidak cukup kepemimpinan dan atau pengawasan tidak cukup; rekayasa (engineering) tidak cukup; pembelian atau pengadaan barang tidak cukup perawatan (maintenance); tidak cukup alat - alat, perlengkapan dan barang - barang atau bahan - bahan; tidak cu…

Klasifikasi Sistem Belt Conveyor Berdasarkan Unit Penggerak Serta Pulley Penggeraknya | DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK

DUNIAPEMBANGKITLISTRIK.COM - Suatu pembangkit listrik tenaga uap khususnya yang menggunakan bahan bakar batu bara peranan sistem belt conveyor sangat penting sebagai sarana untuk penyaluran batu bara dan sarana pembuangan limbah sisa pembakaran.

Pada coal handling system, sistem conveyor berfungsi untuk mengangkut batu bara dari pembongkaran ke penimbunan atau stock area dan pengisian bunker. Sedangkan pada ash handling system, sistem conveyor digunakan untuk mengangkut abu dan mill reject (limbah penggilingan batu bara) ketempat penimbunan abu.

Sistem conveyor biasanya menggunakan belt atau ban, tetapi ada juga yang menggunakan apron, scraper chain, bucket, dsb.

Pada umumnya rangkaian belt conveyor yang sederhana terdiri dari head pulley, belt, carrying idler, impact idler, tail pulley, return idler.

Ditinjau dari unit penggeraknya dan pulley penggeraknya, sistem belt conveyor diklasifikasikan :

1. SINGLE DRIVE

 Rangkaian terdiri dari satu unit penggerak dan satu pulley penggerak atau…

Pengertian Dan Cara Kerja Push Button

DUNIAPEMBANGKITLISTRIK.com - Push button adalah alat yang berfungsi untuk memutuskan aliran arus listrik dengan sistem kerja tekan unlock (tidak mengunci). Pada umumnya saklar push button adalah tipe saklar yang hanya kontak sesaat saja saat ditekan dan setelah dilepas maka akan kembali lagi menjadi NO, biasanya saklar tipe NO ini memiliki rangkaian penguncinya yang dihubungkan dengan kontaktor dan tipe NO digunakan untuk tombol on.




Push button ada juga yang bertipe NC, biasanya digunakan untuk tombol off. Terdapat 4 konfigurasi saklar push button:
a.Tanpa-pengunci (no guard), b.Pengunci-penuh (full guard), c.Extended guard, dan d.Mushroom button.
Cara Kerja Saklar Push Button Alat ini befungsi sebagai pemberi sinyal masukan pada rangkaian listrik, ketika / selama bagian knopnya ditekan maka alat ini akan bekerja sehingga kontak-kontaknya akan terhubung untuk jenis normally open dan akan terlepas untuk jenis normally close, dan sebaliknya ketika knopnya dilepas kembali maka kebalikan dari se…

Sistem Udara Service Pada Instrumen Air Compressor

DUNIAPEMBANGKITLISTRIK.com - Seperti halnya flow diagram pada sistem udara instrumen, sistem udara untuk service ini juga menggunakan peralatan - peralatan seperti inter cooler, air prefilter, separator dan receiver. Sedangkan alat - alat lainnya sperti air prefilter dan refrigerant air dryer todak digunakan pada udara service sebab udara yang dipakai untuk service tidak harus kering dari minyak maupun air.



Tidak menggunakan udara kering untuk service ini selain biaya mahal, udara untuk service ini hanya dipakai untuk membersihkan bagian - bagian peralatan yang terkena debu.

Prinsip Kerja Sistem Udara Service

Udara luar yang bersuhu lebih kurang 27 derajat celcius masuk melalui intake filter karena diisap oleh kompressor, yang berjumlah 2 buah masing - masing berkapasitas 854 Nm3/jam dengan tekanan  pada sisi 9 kg/cm2g. Suhu kompresor sewaktu beroperasi sampai mencapai 130 derajat celcius. Kompresor ini digerakkan oleh motor 110 kW. Sebagai media pendingin kompresor digunakan air dari …

Pengertian Charger Atau Converter

DUNIAPEMBANGKITLISTRIK.com - Charger sering disebut Converter adalah suatu rangkaian peralatan listrik yang digunakan untuk mengubah arus listrik bolak balik (Alternating Current, disingkat AC) menjadi arus listrik searah (Direct Current, disingkat DC), yang berfungsi untuk
pasokan DC power baik ke peralatan-peralatan yang menggunakan sumber DC maupun
untuk mengisi baterai agar kapasitasnya tetap terjaga penuh sehingga keandalan unit
pembangkit tetap terjamin.




Charger di unit pembangkit pada umumnya ada dua unit dibangun saling
berdekatan dan saling bekerja bersama serta digabung pararel dalam satu Bus DC power.

Dalam sistem DC power,charger yang bertindak sebagai pemikul beban utama
ialah charger yang memiliki tegangan paling besar,oleh karena itu pada setiap
pemeliharaan sistem DC power diperlukan adjustment tegangan output masing masing
charger agar nilainya presisi atau sama persis agar pembagian arus ke beban dapat
seimbang.

Kapasitas rectifier/charger harus disesuaikan dengan kapasitas bat…

Alat - Alat Ukur Yang Terpasang Pada Generator

DUNIAPEMBANGKITLISTRIK.com - Generator adalah mesin pembangkit listrik yang prinsip kerja yaitu mengkonversi energi mekanik menjadi energi listrik.


Pada kesempatan kali ini, kami tidak akan membahas mengenai generator dan bagiannya, melainkan macam - macam alat ukur yang terpasang pada generator, meliputi :

1. Ampere meter
    Berfungsi untuk mengukur besaran arus pada penghantar output generator, dengan jumlah 3 buah untuk penghantar 3 phase. Atau untuk mengukut besaran arus eksitasi sumber DC.

Eksitasi atau sering disebut dengan penguatan medan yaitu pemberian arus listrik untuk membuat kutub magnet.

2. Volt meter
    Berfungsi untuk mengukur besaran tegangan output generator, antara phase - phase atau phase dengan netral.

3. Watt meter
    Berfungsi untuk mengukur daya aktif output generator, dengan satuan  KW atau MW.

4. VAR meter
    Berfungsi untuk mengukur daya reaktif output generator, dapat bersifat lagging atau leading, dengan satuan KVAR atau MVAR.

5. KWH meter
    Berfungsi unt…